Tindakan kesehatan untuk vaginitis terkait usia

Vaginitis yang berkaitan dengan usia adalah penyakit yang umum terjadi pada wanita pascamenopause. Setelah menopause, karena menurunnya fungsi ovarium, kurangnya hormon estrogen, sehingga lipatan dinding vagina berkurang, penipisan epitel, elastisitas yang buruk, sekresi yang berkurang, daya tahan tubuh berkurang, sehingga mudah terinfeksi oleh kuman yang disebabkan oleh peradangan. Pasien yang menderita vaginitis senilis sering kali menyadari adanya rasa gatal pada vulva, rasa tidak nyaman, dan bahkan rasa seperti terbakar, cairan vagina yang keluar berwarna kekuningan encer, terkadang agak berdarah atau seperti nanah, dengan bau busuk. Oleh karena itu, setelah gejala di atas muncul pada wanita lanjut usia, mereka harus berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan, diagnosis, dan pengobatan gejala. Langkah-langkah perawatan kesehatan: 1, perhatikan kebersihan diri, ganti pakaian dalam, perhatikan pembersihan vulva. Makan lebih banyak makanan yang mengandung vitamin seperti sayuran dan buah-buahan segar, dan tambahkan minyak ikan kod dan vitamin C dan E yang sesuai. 3 . Gunakan asam asetat 0,5% atau larutan asam laktat 1% untuk menyiram vagina setiap dua hari sekali. 4 . Jika ada rasa gatal atau sensasi terbakar pada vulva, air hangat dapat digunakan untuk mengasapi vulva. 5, penerapan sediaan estrogen, harus mengikuti petunjuk dokter, jangan gunakan sendiri tanpa pandang bulu.