Pterigium adalah kondisi mata yang umum terjadi dengan berbagai penjelasan yang berbeda mengenai penyebab dan patogenesisnya, dan tidak ada teori klasik yang dapat diterima. Kondisi ini paling sering terjadi pada pekerja di luar ruangan dan dapat dikaitkan dengan iritasi jangka panjang akibat pasir, asap, sinar matahari, dan sinar ultraviolet. Patogenesis pterigium sangat kompleks dan saat ini diduga terkait dengan respons imun, transformasi fibroblas dan migrasi konjungtiva, disfungsi sel punca limbal kornea, serta kelainan apoptosis. Pterigium memerlukan penanganan bedah, dan eksisi pterigium sederhana dapat dilakukan, tetapi rentan kambuh setelah operasi; sekarang diyakini bahwa eksisi dengan transplantasi sel punca limbal kornea merupakan penanganan terbaik, yang dapat mengurangi angka kekambuhan setelah operasi, karena transplantasi sel punca limbal berfungsi menghambat pertumbuhan jaringan pterigium ke dalam kornea, sehingga memberikan waktu bagi epitel kornea untuk memperbaiki diri. Hal ini juga penting untuk mengurangi tingkat kekambuhan setelah operasi.