Pasien dengan gastritis disarankan untuk tidak mengkonsumsi obat antiinflamasi sefalosporin jika tidak ada tanda-tanda infeksi lainnya. Gastritis bukanlah penyakit radang seperti yang umumnya dipahami. Penyakit ini merupakan faktor kimiawi atau faktor lain seperti yang disebabkan oleh infeksi H. pylori dan dapat dikombinasikan dengan tes H. pylori dan gastroskopi untuk mengesampingkan ada atau tidaknya infeksi H. pylori. Jika demikian, pengobatan antiseptik secara teratur dapat dikombinasikan dengan obat-obatan yang relevan seperti amoksisilin, kapsul klaritromisin, kapsul levofloxacin hidroklorida dan tablet furazolidon. Obat anti-inflamasi tidak boleh langsung diterapkan saat melihat diagnosis gastritis, tetapi diperlukan analisis dan penilaian yang komprehensif. Selain itu, penderita gastritis disarankan untuk melakukan diet ringan yang mudah dicerna, menghindari makanan yang merangsang, tidak makan makanan pedas, berminyak, makanan dingin dan mentah, serta memperhatikan pemeriksaan gastroskopi secara teratur.