Diagnosis dan penatalaksanaan kista mukosa pada kelenjar ludah

Kista mukosa pada kelenjar ludah adalah lesi adenomatosa ludah kecil yang umum terjadi pada bibir bawah dan bagian ventral lidah dan paling sering diobati dengan pembedahan. Manifestasi klinis: Kelenjar submukosa terluka oleh gesekan yang sering terjadi pada gerakan lidah oleh gigi anterior bawah dan oleh tindakan menggigit bibir bawah secara sadar atau tidak sadar. Kista ini terletak di submukosa dan hanya ditutupi oleh lapisan tipis mukosa, sehingga tampak seperti lepuhan biru muda yang tembus cahaya, menyerupai lepuh. Kista ini umumnya berukuran sebesar kacang kedelai hingga ceri dan bertekstur lembut dan elastis. Kista ini mudah pecah karena gigitan, dan kista menghilang dengan cairan lengket bening seperti putih telur. Setelah pecahnya sembuh, kista akan terisi kembali dengan lendir dan kista akan terbentuk lagi. Pecahnya kista yang berulang tidak lagi memiliki ciri klinis kista, tetapi menunjukkan tonjolan seperti bekas luka putih yang lebih tebal dengan transparansi kista yang berkurang. Pengobatan: Setelah mengevakuasi cairan kista, larutan yodium 2% sebanyak 0,2-0,5 ml dapat disuntikkan ke dalam rongga kista dan dibiarkan selama 2-3 menit sebelum larutan yodium dikeluarkan. Tujuannya adalah untuk menghancurkan sel epitel sehingga kehilangan fungsi sekresi dan tidak lagi membentuk kista. Dapat juga disuntikkan dengan natrium klorida 20%. Namun, pengobatan yang paling umum adalah eksisi bedah.