Apakah ada tumor di dalam tengkorak?

(I) Gejala peningkatan tekanan intrakranial: sakit kepala: sakit kepala adalah gejala yang paling umum dan paling awal dari tumor intrakranial; sakit kepala akibat tumor otak tidak serius pada tahap awal, dan dengan berlalunya waktu, sakit kepala akan semakin parah, yang sering membuat pasien tidak tertahankan, dan tidak dapat diatasi dengan obat pereda nyeri pada umumnya. Sakit kepala biasanya dimulai pada pagi hari setelah bangun tidur, dapat bersifat paroksismal atau menetap, dan dapat diperparah dengan batuk dan aktivitas. Lokasi nyeri bervariasi sesuai dengan lokasi tumor, yang dapat terletak di satu sisi kepala atau seluruh kepala. Secara umum, nyeri kepala akibat tumor supratentorial sebagian besar terjadi pada lobus temporal, sedangkan nyeri kepala akibat tumor infratentorial terjadi pada daerah oksipital, bagian belakang leher dan daerah orbital. Oedema papila fundus optikus disebabkan oleh peningkatan tekanan intrakranial, yang menghalangi kembalinya cairan limfatik dari selubung limfatik di sekitar saraf optikus, serta peningkatan tekanan vena pada saraf optikus dengan pengisian vena. Adanya edema pada fundus dapat berdampak pada penglihatan, dan kerusakan jangka panjang pada saraf optik dapat menyebabkan atrofi saraf optik dan kebutaan. Muntah: Disebabkan oleh tekanan atau stimulasi langsung pada pusat muntah medula atau saraf vagus. Gejala ini umum terjadi pada tumor subepitel, terutama pada anak-anak, dan muntahnya berbentuk proyektil dan sering terjadi saat sakit kepala memburuk. (ii) Disfungsi neurologis: Munculnya gejala-gejala di atas mungkin sudah mengindikasikan adanya lesi intrakranial, tetapi kemungkinan adanya tumor intrakranial sangat tinggi jika disertai dengan gejala-gejala berikut. Kehilangan memori, sering kali dikombinasikan dengan gangguan kepribadian, mental dan emosional, sering terjadi pada tumor prefrontal, yang dapat menyebabkan kelesuan dan koma pada stadium lanjut, dan dapat menyebabkan epilepsi dan kelumpuhan anggota tubuh jika bagian posterior lobus frontal terlibat. Epilepsi, dengan manifestasi yang kompleks dan bervariasi, tumor di lobus otak yang berbeda dapat menunjukkan bentuk kejang yang berbeda dan merupakan salah satu manifestasi klinis yang paling umum dari tumor otak. Tinnitus unilateral dan gangguan pendengaran, umumnya berhubungan dengan tumor di dekat saraf pendengaran wajah. Perubahan endokrin, keterlambatan perkembangan setelah obesitas berlebihan pada anak-anak, gangguan menstruasi pada orang dewasa, infertilitas, perubahan libido dan obesitas. Kelainan sensorik anggota tubuh, seperti mati rasa, nyeri, kehilangan sensasi, dll. Ataksia, gerakan anggota tubuh yang tidak fleksibel, cara berjalan yang tidak stabil, dll. (c) Lain-lain: Pasien vertigo merasa benda-benda di sekitarnya berputar atau merasa dirinya sendiri berputar, diikuti dengan sakit kepala, mual, rasa tidak nyaman saat muntah, kelainan pada mata, seperti diplopia, kelainan gerakan mata, bola mata menonjol, dan sebagainya.