1. Intervensi gaya hidup yang wajar. Diet yang wajar + olahraga sedang + psikologi yang seimbang. Dalam kehidupan yang serba cepat, kita berada dalam lingkungan bertekanan tinggi dan kita perlu belajar untuk menemukan pelampiasan untuk stres kita. 2. Penggunaan obat yang wajar. Pasien dengan hipertensi yang tidak memiliki gejala yang jelas di awal, tidak ada riwayat keluarga dan tidak ada penyakit kardiovaskular yang mendasarinya, dapat menerapkan diet rendah garam dan rendah lemak, berolahraga dengan tepat, rileks, minum lebih banyak air dan memberi tubuh kesempatan untuk menyesuaikan diri sendiri, tanpa mengonsumsi obat antihipertensi untuk saat ini. Namun demikian, penting untuk memantau tekanan darah. Jika tekanan darah Anda tinggi, atau jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan stroke atau penyakit jantung, berikan obat untuk mengontrol tekanan darah Anda dan minum aspirin dan atorvastatin untuk mengurangi kejadian penyakit kardiovaskular sambil menggunakan obat antihipertensi secara rasional. Studi klinis telah menunjukkan bahwa penggunaan profilaksis aspirin dan atorvastatin pada pasien hipertensi yang menggunakan obat antihipertensi dapat mengurangi kejadian penyakit jantung koroner sebesar 15% dan infark miokard sebesar 36%.