Urtikaria biasanya disebut sebagai bentol angin, benjolan dan ruam. Dalam pengobatan Tiongkok, ini diklasifikasikan sebagai “ruam adiktif”. Penyakit ini merupakan reaksi oedematous restriktif akibat pelebaran dan peningkatan permeabilitas pembuluh darah kecil di kulit dan selaput lendir. Antara 15-20% orang mengalami urtikaria setidaknya sekali seumur hidup mereka.
Penyebab urtikaria adalah kompleks dan pada sekitar 3/4 pasien penyebabnya tidak dapat ditemukan, terutama pada urtikaria kronis. Penyebab umum adalah.
1. Makanan dan bahan tambahan makanan
Terutama makanan berprotein hewani seperti ikan, udang, kepiting, daging, telur (atau manja); makanan nabati seperti terong, rebung, bayam, apel, plum, dan sayuran serta buah-buahan lainnya. Pigmen, bumbu dan pengawet yang ditambahkan ke makanan, zat alami atau sintetis dalam makanan termasuk ragi, asam salisilat dan asam sitrat juga dapat menyebabkan penyakit ini.
2. Obat-obatan
Ada banyak obat yang dapat menyebabkan penyakit ini, terutama penisilin. Obat-obatan lain seperti kodein, polimiksin, dulcolax, dll.
3.Infeksi
Berbagai infeksi dapat menyebabkan penyakit ini, termasuk infeksi bakteri (misalnya, infeksi Helicobacter pylori), infeksi virus, infeksi jamur, infeksi parasit, dll.
4.Inhalan
Menghirup serbuk sari, bulu binatang, bulu, spora jamur, debu, formaldehida, kosmetik, gas, dll. dapat menyebabkan penyakit ini, dan pasien-pasien ini sering mengalami gejala pernapasan.
5. Faktor fisik
Seperti stimulasi mekanis, dingin, panas, sinar matahari, dll.
6.Penyakit medis
Tujuh hingga sembilan persen pasien dengan SLE mengalami urtikaria. Selain itu, limfoma, karsinoma, hipertiroidisme, tiroiditis Hashimoto, rematik dan artritis reumatoid, hiperlipidaemia dan lesi kronis seperti penyakit mulut, gigi dan gusi, gastritis dan enteritis.
7. Gigitan serangga
Lebah, tawon dan gigitan serangga lainnya yang disebabkan oleh metaplasia di, kelompok angin adalah gejala yang menonjol. Sisik rambut ulat bulu, kumbang, laba-laba kantong dan ngengat juga dapat menyebabkan massa angin ketika mereka menembus kulit.
8, faktor mental dan perubahan endokrin
Seperti ketegangan mental, kegembiraan emosional, dll. Menstruasi, menopause, kehamilan, dll. juga dapat dipengaruhi oleh penyakit ini.
9. Faktor genetik
Beberapa jenis urtikaria terkait dengan faktor keturunan. Misalnya, sindrom urtikaria familial herediter.