Apa saja metode baru untuk diagnosis dan pengobatan keputihan?

Puting susu yang meluap adalah salah satu gejala penyakit payudara yang paling umum pada wanita. Wanita yang tidak menyusui dengan puting susu yang meluap harus terlebih dahulu mempertimbangkan penyebab patologis, seperti tumor, hiperplasia, atau peradangan. Di masa lalu, pasien dengan puting susu yang meluap sering memilih untuk diperiksa dengan menggunakan overflow smear, mamografi dan USG, tetapi sensitivitas dan spesifisitasnya tidak tinggi, yang berarti tingkat konfirmasinya rendah. Jika diagnosisnya tidak jelas, pengobatannya tidak jelas, sering kali memerlukan pembedahan, dan karena lokalisasi lesi yang tidak akurat yang mengakibatkan operasi yang terlalu ekstensif, payudara akan mudah berubah bentuk dan jaringan parut setelah pembedahan, sehingga menyebabkan kerusakan psikologis yang besar pada wanita tersebut. Duktoskopi payudara menawarkan pendekatan baru untuk diagnosis dan pengobatan keluarnya cairan dari puting susu. Laktoskop adalah endoskopi setipis rambut yang dapat dimasukkan ke dalam saluran susu untuk memvisualisasikan lesi secara langsung dan memungkinkan biopsi atau perawatan lain dilakukan melalui saluran tersebut. Saat ini, kami telah memperkenalkan sistem laktoskopi tercanggih dengan diameter luar endoskopi serat optik yang berbeda, seperti 0,5 mm dan 1,1 mm, yang cocok untuk memeriksa dan merawat pasien yang berbeda, dan dilengkapi dengan instrumen khusus seperti keranjang jala, tang biopsi, dan cytobrush untuk melakukan berbagai pemeriksaan laktoskopi dan tindakan perawatan. Duktoskopi serat optik juga merupakan metode pemeriksaan terbaik untuk pasien dengan keluarnya cairan dari puting. Duktoskopi bersifat non-anestesi dan non-invasif, serta memungkinkan visualisasi langsung lesi payudara. Jika ditemukan adanya inflamasi, maka dapat diobati pada saat itu juga dengan pembilasan obat; jika ditemukan adanya tumor, duktoskop dapat secara akurat menentukan posisinya di permukaan payudara sehingga dokter dapat membuat sayatan kecil dan mengangkat tumor dari payudara. Teknik ini, yang tidak terlalu invasif dan tidak memengaruhi bentuk payudara, mengurangi kerusakan psikologis pada pasien wanita.