Ada beberapa penyebab klinis perdarahan kontak serviks: pertama, peradangan kronis pada serviks, yang menyebabkan jaringan menjadi rapuh dan pecahnya kapiler setelah kontak, menyebabkan perdarahan. Kedua, redundansi lokal pada serviks, seperti polip serviks, juga dapat menyebabkan pendarahan setelah kontak. Ketiga, lesi epitel serviks atau kanker serviks juga dapat menyebabkan pendarahan setelah kontak. Keempat, karena lesi endometriosis bersifat ektopik di serviks, lesi ektopik itu sendiri relatif rapuh dan juga akan berdarah secara lokal setelah kontak. Oleh karena itu, semua penyebab ini dapat menyebabkan perdarahan kontak serviks dan pemeriksaan ginekologi harus dilakukan dan skrining untuk kanker serviks dianjurkan untuk mengetahui apakah ada lesi pada epitel serviks.