Dasar tengkorak adalah salah satu area anatomi intrakranial yang paling kompleks, dan banyak tumor yang dapat menyerang dasar tengkorak. Tumor pada rongga hidung, nasofaring, ruang parafaring, sinus paranasal, fosa pterigopalatina, fosa temporal, fosa infratemporal, tulang temporal, dan bagian dasar tengkorak lainnya dapat menginvasi ke atas hingga ke tulang dasar tengkorak, dan bahkan merusak dura mater, membentuk tumor komunikasi intrakranial dan ekstrakranial. Tumours of the skull base are divided into anterior, middle, posterior and lateral skull base tumours according to anatomical sites. Common tumours originating from the intracranial near skull base include olfactory sulcus meningioma, neuroblastoma, saddle node meningioma, pituitary adenoma, craniopharyngioma, rocky slope meningioma, parotid adenocarcinoma, osteosarcoma, osteochondrosarcoma, squamous cell carcinoma, undifferentiated carcinoma of the sinus, mucous membrane melanoma, audiological nerve sheath tumours, epithelioid cysts, and jugular venous bulbous tumours, etc. If the dura of the skull base is breached, it will form the dural membrane, which can form the cerebral and extracranial communication tumours. Jika dura dasar tengkorak dilanggar, maka akan terbentuk tumor komunikasi intrakranial dan ekstrakranial, yang dapat menonjol ke dalam rongga hidung, sinus paranasal, nasofaring, fosa temporal, fosa infratemporal, fosa pterigopalatina, dan sebagainya, sesuai dengan arah perkembangan tumor. Menurut statistik Pusat Tumor Otak Amerika, insiden tahunan tumor dasar tengkorak jinak dan ganas primer di Amerika Serikat adalah 14/100.000, terhitung 25G tumor intrakranial primer, karena anatomi yang kompleks dari daerah dasar tengkorak, konsentrasi neurovaskular yang padat, struktur fungsi yang kompleks dan penting, dan kedalaman bidang bedah yang sempit, sehingga pengobatan tumor dasar tengkorak selalu menjadi tantangan besar bagi ahli bedah saraf. Sebagian besar tumor dasar tengkorak adalah tumor ekstraserebral jinak yang tumbuh lambat, dan beberapa adalah tumor ganas yang menyerang atau tumor metastasis di daerah yang berdekatan. Umumnya, perjalanan penyakit ini relatif lama, dan manifestasi klinis dari lokasi tumor yang berbeda juga berbeda, dan manifestasi klinis tumor menyerang saraf kranial, pembuluh darah otak, otak kecil, batang otak, dan sinus paranasal dengan munculnya gejala dan tekanan tengkorak yang tinggi. Memilih rencana perawatan yang masuk akal, perawatan yang dipersonalisasi, dan meningkatkan kualitas kelangsungan hidup pasien adalah arah upaya ahli bedah saraf di masa depan.