Penyebab dan pengobatan bau mulut pada anak-anak

Bau mulut pada anak-anak dapat disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap kebersihan mulut, penyakit mulut, infeksi saluran pernapasan dan gangguan pencernaan, dan pengobatan biasanya bersifat individual sesuai dengan penyebab spesifiknya. A. Faktor fisiologis Anak-anak yang tidak memperhatikan kebersihan mulut dapat menyebabkan adanya sisa makanan, pengumpulan plak, atau produksi mikroba di dalam mulut, yang kesemuanya dapat menyebabkan bau mulut. Bagi anak-anak ini, penting untuk berkumur setelah makan dan mengembangkan kebiasaan menyikat gigi yang baik. Selain itu, untuk anak-anak dengan plak dan mikroorganisme di mulut, mereka juga perlu dirawat secara profesional untuk plak dan mikroorganisme di bawah bimbingan dokter. Faktor patologis 1, penyakit mulut: Untuk anak-anak dengan radang gusi, kerusakan gigi, karies gigi, infeksi apikal, pulpitis, noma, stomatitis ulseratif dan penyakit mulut lainnya, pengaruh makanan korosif atau sekresi inflamasi yang tertinggal di gigi yang buruk juga dapat menyebabkan bau mulut pada anak-anak. Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi glukokortikoid oral, antibiotik dan obat lain di bawah saran medis, atau dengan mencabut gigi yang buruk untuk mengobati penyakit mulut dan dengan demikian meredakan bau mulut; 2, infeksi pernapasan: ketika faringitis, sinusitis dan tonsilitis terjadi, karena infeksi bakteri dan stimulasi inflamasi, juga dapat menyebabkan bau mulut pada anak-anak, hal ini dapat dilakukan di bawah bimbingan dokter untuk perawatan anti-inflamasi, anti-infeksi, tetapi juga nebulisasi 3, gangguan pencernaan: jika pada anak itu sendiri terdapat gangguan pencernaan, biasanya disertai dengan gangguan flora atau fungsi saluran pencernaan yang lemah. Makanan di dalam perut sering tidak cukup dicerna dan terlalu lama berada di dalam perut, berfermentasi dan menghasilkan gas senyawa yang berbau busuk, yang pada gilirannya menyebabkan bau mulut. Dalam hal ini, anak-anak dapat diberikan suplemen probiotik secukupnya untuk membantu pencernaan di bawah pengawasan medis. Selain faktor-faktor di atas, anak-anak juga mungkin menderita bau mulut karena api atau patologi tertentu dari hati dan kantong empedu, dan tidak mungkin untuk mencantumkannya satu per satu. Ketika bau mulut terjadi, anak-anak harus mencari pertolongan medis sesegera mungkin untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.