Pasien yang menderita tinitus dianggap berhubungan dengan olahraga, karena kebugaran fisik mereka meningkat dan tidur mereka membaik, dan disfungsi saraf tanaman mereka berkurang, serta stres psikologis dan mental mereka berkurang dengan berlari. Tinnitus terutama disebabkan oleh sensasi suara aneh di otak, dengan beberapa pasien mengalami suara seperti jangkrik yang berguguran dan yang lainnya mengalami suara seperti kereta api yang bergemuruh. Pasien dengan kecemasan dan depresi juga dapat mengalami berbagai gejala, termasuk tinnitus, telinga berdenging dan pusing.