Obat herbal Tiongkok merupakan metode penyembuhan yang penting bagi banyak orang, dan meskipun rasanya pahit, namun pada dasarnya dapat menjaga tubuh bebas dari penyakit. Merebus obat Tiongkok adalah tugas teknis dan tidak semua orang bisa melakukannya dengan sempurna. Hari ini, saya akan berbicara kepada Anda secara rinci tentang tindakan pencegahan yang harus dilakukan ketika merebus obat Tiongkok, datang dan cari tahu! Ada banyak hal yang perlu diperhatikan saat merebus ramuan Cina. Selain yang pertama dan terpenting, peralatan dan pekerjaan pembersihan, ramuan juga perlu disiapkan. Hal yang paling penting adalah panas dan waktu yang diperlukan untuk merebus obat Tiongkok, yang sangat penting dan dapat mempengaruhi kemanjuran obat jika tidak diperhatikan. Ketika merebus herba Cina, yang terbaik adalah memilih panci pasir, yang biasanya kita sebut casserole. Casserole ini terbuat dari keramik dan merupakan cara yang paling efektif untuk mendapatkan hasil maksimal dari herba. Baja tahan karat juga merupakan pilihan yang baik, karena tidak akan berkarat dan lebih umum di pasaran. Namun demikian, penting untuk diperhatikan bahwa Anda tidak boleh memilih panci besi atau tembaga ketika merebus herba, karena hal ini dapat memengaruhi keefektifan obat. Bahkan, sebagian besar herbal yang dibeli di apotek spesialis tidak perlu dibersihkan, jadi jangan khawatir menjadi tidak bersih. Jika Anda harus membersihkan herba, cukup masukkan ke dalam air dan bilas dengan cepat, jangan pernah merendamnya. Jika herba yang akan direbus adalah partikel kecil, seperti psyllium dan cassia, maka harus dilindungi selama proses pembersihan dan tidak boleh dicuci. Ketiga, jumlah air yang digunakan penting karena direbus dalam air, jadi jumlah air perlu dipilih secara spesifik. Banyak orang mengatakan bahwa ketika merebus herbal, cukup merebus tiga mangkuk air untuk membuat satu mangkuk air, apakah ini benar? Sebenarnya, metode ini tidak ilmiah, karena pertama-tama, ukuran mangkuk tidak sama ukurannya di setiap rumah tangga. Ketika merebus herba Tiongkok, air yang ditambahkan harus mampu menenggelamkan herba dua hingga tiga sentimeter di atas permukaan air, atau Anda bisa memegang herba dengan tangan Anda dan hanya menyebarkannya di punggung tangan Anda. Penting juga untuk diperhatikan, bahwa sebagian tumbuhan herbal Tiongkok memiliki daya serap air yang tinggi, khususnya tumbuhan berbunga, dan kadar airnya akan turun setelah direndam dalam air selama setengah jam. Keempat: ukuran api Para ahli herbal veteran yang berpengalaman mengatakan kepada kita bahwa umumnya ketika merebus obat Cina, api juga akan mempengaruhi efektivitas obat. Disarankan bahwa ketika merebus herbal, api harus tinggi pada awalnya dan kemudian diubah menjadi rendah setelah mendidih. Namun, jika ramuannya adalah obat yang memiliki efek mengobati sensasi eksternal, maka harus direbus selama sekitar lima belas menit setelah air dididihkan dan kemudian terus didihkan dengan api besar. Kelima: Waktu untuk mendidihkan obat Tiongkok Waktu yang diperlukan untuk mendidihkan obat Tiongkok adalah masalah yang menjadi perhatian banyak orang. Biasanya, api besar akan mendidihkan air diikuti dengan api kecil untuk rebusan. Jika ini adalah pengobatan Tiongkok secara umum, maka rebusan pertama harus memakan waktu sekitar dua puluh hingga dua puluh lima menit dan rebusan kedua harus memakan waktu sekitar lima belas hingga dua puluh menit. Jika ramuan herbal adalah untuk menghilangkan gejala, ramuan pertama harus dikurangi menjadi sepuluh hingga lima belas menit, dan ramuan kedua harus sekitar sepuluh menit. Jika jenis tonik itu penting, maka waktu rebusan harus ditingkatkan secara moderat dan dikontrol pada setengah jam hingga empat puluh menit untuk pertama kalinya, sementara waktu kedua harus dikontrol sekitar dua puluh lima menit hingga setengah jam. Keenam: Tindakan pencegahan untuk merebus obat Tiongkok untuk kedua kalinya Obat Tiongkok tidak hanya direbus sekali saja, pada umumnya obat Tiongkok perlu direbus dua kali, dan jika obat Tiongkok jenis tonik, maka jumlah ramuannya perlu ditambah, misalnya, sekitar tiga kali. Jika dokter meresepkan obat dalam jumlah besar, yang terbaik juga adalah dengan menenggaknya sebanyak tiga kali agar efek obat dapat meresap keluar dengan lebih baik. Pasien disarankan untuk mencampur cairan dari dua ramuan dan membaginya menjadi dua dosis, atau jika herbal telah direbus tiga kali, maka seterusnya dan seterusnya akan dilakukan. Dengan cara ini efek obat lebih seimbang setelah dikonsumsi dan menghindari membuat tubuh tidak nyaman. Dianjurkan untuk segera menyaring larutan herbal setelah merebusnya untuk meredakan panas musim panas, dan tidak meninggalkan jamu di dalam panci dalam waktu yang lama, karena hal ini akan memengaruhi keefektifan obat.