Etiologi sinus takikardia sebagian besar fungsional, tetapi juga dapat dilihat pada penyakit jantung organik dan faktor ekstrakardiak. Produksinya terutama berkaitan dengan eksitasi simpatis dan berkurangnya tonus vagal. (1) Fisiologis: Sinus takikardia fisiologis sangat umum terjadi, dan banyak faktor yang mempengaruhi denyut jantung, seperti perubahan posisi, aktivitas fisik, pencernaan makanan, kecemasan emosional, kehamilan, kegembiraan, ketakutan, agitasi, alkohol, merokok, teh, dll., yang dapat meningkatkan denyut jantung. Selain itu, usia juga merupakan faktor, dan anak-anak cenderung memiliki denyut jantung yang lebih cepat. (2) Farmakologis: seperti obat simpatomimetik seperti efedrin dan epinefrin. Obat penghambat parasimpatis seperti atropin, kafein, tiroksin, amfetamin, dll. dapat menyebabkan takikardia. (3) Patologis: seperti penyakit sistemik: hipertermia, anemia, hipoksia, infeksi, hipertiroidisme, nyeri, demam rematik akut, penyakit kaki dan neurosis dapat menyebabkan takikardia. (4) Penyakit kardiovaskular: kehilangan darah akut, hipotensi dan syok, fistula arteriovenosa, gagal jantung, miokarditis, kardiomiopati, perikarditis, infark miokard akut, dan berbagai penyakit jantung organik dapat menyebabkan sinus takikardia.