Gejala herpes genital

  Herpes genital adalah ruam herpes yang tumbuh di area genital ketika tubuh terinfeksi virus herpes simpleks dan mengalami flare-up, dengan gejala yang jelas. Setelah timbulnya herpes genital, pasien biasanya mengalami lepuh merah pada kulit di sekitar anus dan area genital. Sebelumnya, kulit mungkin terasa gatal atau terbakar, dan lepuh dapat tumbuh berkelompok atau tersebar dalam jumlah kecil. Setelah jangka waktu tertentu, lepuh bisa pecah, menyebabkan ulkus superfisial atau erosi kulit, yang mungkin menyakitkan.  Pada saat yang sama, kelenjar getah bening unilateral di sekitar perut dan bokong bisa membesar dan nyeri saat ditekan. Banyak pasien yang mungkin juga memiliki gejala sistemik, seperti sakit kepala dan demam serta kelemahan anggota tubuh.  Gejala klinis penyakit ini jelas dan dapat didiagnosis oleh dokter berdasarkan presentasi pasien dan riwayat medis masa lalu, atau dengan sitologi dan kultur virus. Pasien harus menjaga daerah yang terkena tetap kering dan bersih, menggunakan saline dan sebagainya, dan tidak menggaruk untuk menghindari infeksi bakteri.  Manifestasi utama herpes genital adalah lepuh pada kulit anus dan area genital, yang dapat pecah dan menyebabkan erosi, dan gejala sistemik seperti sakit kepala dan demam.