”Papular urticaria” sering terjadi pada musim panas dan musim gugur, kebanyakan pada anak-anak, dan merupakan gatal-gatal yang disebabkan oleh diri sendiri. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh reaksi alergi terhadap gigitan arthropoda tertentu seperti nyamuk, kutu, tungau, pengusir hama dan kutu busuk, atau reaksi alergi terhadap makanan tertentu karena gangguan pencernaan. Lesi kulit biasanya ditemukan pada area yang terbuka seperti wajah, leher dan tungkai, dan muncul sebagai papula kemerahan besar berukuran 1 hingga 2 cm, bentuknya agak fusiform, dengan lepuh kecil di tengahnya, yang terkadang dapat berkembang menjadi lepuh besar. Ruam biasanya memudar setelah 3-7 hari, meninggalkan pigmentasi, dan dapat terus terjadi selama beberapa minggu sebelum secara bertahap sembuh. Pada saat yang sama, perlu dicatat bahwa urtikaria papular harus dibedakan dari cacar air, yang terjadi pada batang tubuh, ekstremitas proksimal, serta kepala dan wajah, dengan mukosa mulut sering terlibat. Ini tidak gatal atau sedikit gatal, tetapi pasien sering memiliki gejala sistemik seperti demam ringan. Pengobatan biasanya berupa antihistamin internal dan aplikasi eksternal lotion glyburide atau krim kortikosteroid; ramuan obat-obatan herbal Cina seperti mugwort, cemara, ginseng pahit, tempat tidur ular, kacang tanah, dan angin juga dapat digunakan untuk pencucian eksternal. Jika terjadi infeksi sekunder, oleskan salep neomisin 0,5% secara eksternal dan minum obat anti-infeksi jika perlu. Pada musim panas dan musim gugur, untuk menghindari urtikaria papular, Anda perlu memperhatikan kebersihan dan diet yang tepat. Penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, dalam ruangan dan pribadi, untuk mencegah serangga yang menyebabkan penyakit ini berkembang biak, dan mengenakan celana panjang saat bermain dan berjalan di taman untuk menghindari gigitan nyamuk. Hindari makan makanan yang dapat menyebabkan alergi. Karena musim penyakit ini semakin dekat, para orang tua disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan.