Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung asam kojic dan salisilat dalam jumlah besar, serta mengonsumsi makanan dengan bumbu, pewarna buatan, dan kontaminasi timbal, dapat menyebabkan hiperaktivitas pada anak-anak yang memiliki kualitas genetik untuk mengembangkan ADHD atau memperburuk gejala ADHD. Hal-hal berikut ini harus diperhatikan dalam diet pasien dengan korea Huntington: 1. Makanan yang mengandung asam kojic harus dikonsumsi secukupnya. Misalnya, mie gantung dan kue kering. Kurangi makan makanan yang mengandung asam metil salisilat, seperti tomat, apel, jeruk, dll. Jangan menambahkan bumbu pedas ke dalam makanan Anda, seperti merica dan sejenisnya, Anda juga tidak boleh menggunakan pigmen kuning karang gigi, seperti kerang, merah besar, zaitun jeruk, dan makanan lainnya. 2, harus makan lebih banyak makanan yang kaya akan seng. Ini karena seng adalah elemen jejak dalam tubuh manusia, dan terkait erat dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia. Kekurangan seng sering menyebabkan anak-anak kehilangan nafsu makan, keterlambatan perkembangan dan keterbelakangan mental. Penelitian telah menemukan bahwa sebagian besar siswa dengan prestasi akademik yang baik memiliki kandungan seng yang tinggi di rambut mereka. Oleh karena itu, sering mengonsumsi makanan yang kaya seng, seperti telur, hati, kacang-kacangan, kacang tanah, dan lain-lain untuk meningkatkan kecerdasan akan sangat membantu. 3, harus makan lebih banyak makanan yang kaya zat besi. Karena zat besi adalah bahan baku produksi darah, kekurangan zat besi akan membuat fungsi otak terganggu, mempengaruhi suasana hati anak dan memperparah gejala hiperaktif. Oleh karena itu, anak-anak dengan ADHD harus makan lebih banyak makanan yang kaya zat besi, seperti hati, darah unggas, darah tanpa lemak, dll. 4, harus mengurangi makanan yang mengandung timbal. Karena timbal dapat membuat gerakan visual, memori dan sensorik anak-anak, pemikiran gambar, perilaku dan perubahan lainnya, hiperaktif, sehingga anak-anak dengan ADHD harus makan lebih sedikit telur, kerang, dan makanan lain yang mengandung timbal. 5. Makanan yang mengandung aluminium harus dikonsumsi secukupnya. Karena aluminium adalah sejenis logam yang mengancam kesehatan manusia. Terlalu banyak mengonsumsi aluminium dapat menyebabkan keterbelakangan mental, kehilangan ingatan, kehilangan nafsu makan, dan gangguan pencernaan. Anak-anak dengan ADHD harus mengurangi makan donat karena produksi donat membutuhkan penambahan tawas pada tepung, dan komposisi kimia tawas adalah kalium sulfat. Oleh karena itu, makan donat dapat merusak perkembangan mental anak.