Lensa kontak tidak boleh dipakai lebih dari 8 jam sehari dan tidak boleh lebih dari 10-14 jam. Lensa kontak dibagi menjadi dua jenis: lensa kontak kornea lunak dan lensa kontak kornea yang dapat ditembus gas. Lensa kontak kornea lunak terbuat dari senyawa polimer yang mengandung air dan harus dipakai selama 2-4 jam pada hari pertama, sekitar 6 jam pada hari kedua dan 8 jam pada hari ketiga, dan tidak boleh dipakai lebih dari 10 jam sehari setelahnya; lensa kontak yang dapat ditembus gas terbuat dari bahan hidrofobik yang lebih keras dengan permeabilitas oksigen yang lebih baik, tetapi tidak boleh dipakai lebih dari 14 jam. Lensa kontak bersentuhan langsung dengan kornea pasien, memakainya terlalu lama dapat menyebabkan hipoksia jaringan kornea, kelelahan visual, mata kering dan gejala lainnya, dan bahkan keratitis karena oksigenasi yang tidak memadai, dan keringat serta air mata dapat dengan mudah merusak lensa kontak, sehingga membahayakan kesehatan mata. Untuk alasan ini, pasien harus melepas lensa kontak sebelum tidur di malam hari dan meletakkannya dalam larutan perawatan untuk membersihkan dan mendisinfeksi lensa kontak. Disarankan untuk melepas lensa kontak saat mandi agar tidak terkontaminasi dan menyebabkan peradangan.