Merawat kesehatan mata kaum muda itu penting

Kelainan refraksi miopi, hipermetropi, dan astigmatisme mendominasi penyakit mata pada remaja, dan sejumlah besar remaja menderita ambliopi. Prevalensi miopi jauh lebih tinggi daripada penyakit lain di kalangan remaja. Menurut statistik, prevalensi miopia di kalangan remaja di China mencapai 60-70%, meningkat dari tahun ke tahun, dan jumlah mata rabun adalah yang tertinggi di dunia. Prevalensi miopia di kalangan siswa sekolah dasar adalah 30%-40%, 60%-70% untuk siswa sekolah menengah, dan hingga 80% untuk mahasiswa. Anak perempuan lebih tinggi daripada anak laki-laki; siswa perkotaan lebih banyak daripada siswa pedesaan. Tingginya angka kejadian miopia, selain faktor genetik, dalam beberapa tahun terakhir, dengan popularitas televisi dan komputer, faktor lingkungan telah menjadi penyebab utama saat ini. Faktor lingkungan: Ini termasuk kondisi belajar yang buruk, postur membaca yang salah, ukuran bacaan yang kecil, dan waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi dan komputer yang berlebihan, yang dapat menyebabkan ketegangan mata. Miopia dapat membawa banyak ketidaknyamanan dalam hidup, seperti ketidaknyamanan bingkai, kebersihan dan bahaya tersembunyi dari lensa kontak, pada kenyataannya, masalahnya jauh lebih dari itu, bahaya utama miopia adalah pada komplikasi. Seiring dengan bertambahnya usia dan kelainan refraksi, jumlah komplikasi akan meningkat dan memburuk, sehingga fungsi penglihatan akan semakin terganggu. Oleh karena itu, para orang tua diingatkan untuk: 1. Deteksi tepat waktu dan koreksi tepat waktu Masa remaja adalah tahap pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat, terutama di bawah usia 14 tahun, dengan perubahan yang cepat, ditambah dengan belajar yang berat, berjam-jam membaca dan menulis dengan jarak dekat, dan lebih banyak menggunakan mata. Jika Anda tidak memperhatikan kebersihan mata, maka akan mudah menyebabkan kelelahan penglihatan dan kehilangan penglihatan, yang menyebabkan miopia. Ketika Anda memperhatikan bahwa anak Anda suka menyipitkan mata dan berkedip, dan mengeluh bahwa ia tidak dapat membaca kata-kata di papan tulis di kelas, itu berarti penglihatan anak Anda dari jarak jauh sudah buruk, dan inilah saatnya orang tua harus memperhatikan. Jika anak Anda selanjutnya terlihat membaca atau menulis sangat dekat dengan buku, dan membaca dalam waktu yang lama dengan mudah menyebabkan kelelahan visual seperti mata bengkak dan nyeri, hal ini menandakan bahwa tingkat miopia telah meningkat lagi. Sebaiknya bawa anak Anda ke rumah sakit untuk pemeriksaan mata secara mendetail, yang akan membantu mendeteksi miopi atau penyakit mata lainnya secara dini dan memungkinkan koreksi dan pengobatan dini. 2. Waspadai berselancar di internet yang tidak terkendali Dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, komputer telah masuk ke setiap rumah. Menatap layar komputer dalam jangka waktu yang lama dan kurang berkedip dapat menyebabkan serangkaian gejala ketegangan mata seperti mata kering dan mata sepat. Karena jarak yang dekat atau postur tubuh yang salah, penggunaan komputer yang berlebihan dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan, penglihatan ganda, penglihatan kabur dan akhirnya berkembang menjadi miopia. Oleh karena itu, orang yang sering bersentuhan dengan komputer harus memperhatikan perawatan mata. 3. Pastikan tidur yang cukup Kurang tidur: Usia 10-13 tahun adalah periode puncak pembentukan miopia. Jika anak-anak pada usia ini tidak cukup tidur, pengaturan otot siliaris mata akan terganggu, jadi pastikan Anda cukup tidur selama 9-11 jam setiap malam akan melindungi penglihatan Anda dan mencegah miopia pada anak-anak. 4, untuk mengembangkan kebiasaan belajar yang baik ① untuk mengembangkan postur tubuh yang benar untuk membaca dan menulis anak-anak duduk dengan benar, jarak antara mata dan buku harus dijaga sekitar 30 cm. ② Saat membaca dan menulis, cahayanya harus moderat, tidak terlalu kuat atau terlalu gelap, dan cahayanya harus berasal dari depan kiri sehingga bayangan tangan tidak menghalangi garis pandang. ③ Jangan membaca terlalu lama, setiap 40-50 menit, Anda harus beristirahat selama 10-15 menit, tutup mata Anda atau melihat ke kejauhan selama beberapa menit untuk mencegah ketegangan mata yang berlebihan. ④ Jangan membaca buku dan koran dengan tulisan tangan yang terlalu kecil atau kabur, dan jangan menulis terlalu kecil. Memperbaiki kebiasaan mata yang tidak wajar, seperti berbaring di atas meja, membaca atau menulis dengan kepala dimiringkan, berbaring di tempat tidur, membaca sambil makan, membaca dalam cahaya terang atau di bawah lampu jalan yang redup atau sinar bulan, dan membaca di dalam mobil yang sedang melaju atau sambil berjalan. Mengizinkan anak-anak untuk melihat jarak jauh di pedesaan dengan udara segar dan pemandangan yang jernih juga merupakan salah satu cara terbaik untuk merawat mata mereka. ⑦ Perhatikan suplemen nutrisi, terutama vitamin B dan mineral.