Apa yang terjadi apabila Anda mengalami kesulitan menelan makanan di tenggorokan Anda?

Ada banyak penyebab disfagia. Pertama, kanker esofagus harus disingkirkan. Disfagia progresif adalah manifestasi klinis yang paling menonjol dari kanker esofagus. Jika Anda berusia >40 tahun dan baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda penurunan berat badan, nafsu makan yang buruk, dan kelemahan fisik, Anda harus selalu menjalani gastroskopi elektronik. Ada juga gejala lesi inflamasi, seperti peri-tonsilitis umum, abses dinding tenggorokan, faringitis, tuberkulosis esofagus dan refluks esofagitis. Kemudian, ada penyempitan jinak esofagus, seperti tumor otot polos esofagus, polip esofagus dan divertikula esofagus. Selain kerongkongan itu sendiri, ada juga kompresi dan tarikan di luar kerongkongan, seperti lesi tulang belakang, gondok, lesi paru-paru dan pleura, dan lesi pertengahan diafragma, yang semuanya dapat muncul dengan gejala kompresi tersebut. Ada juga gangguan dismotilitas esofagus, seperti spasme esofagus dan hipertensi sfingter esofagus bagian bawah, yang bisa muncul dengan gejala-gejala ini. Elektrogastroskopi dan CT dada direkomendasikan terlebih dulu.