Frekuensi kencing neurogenik pada anak akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu enam bulan hingga satu tahun sejak timbulnya gejala. Penyebab frekuensi kencing neurogenik pada anak disebabkan oleh perkembangan otak anak yang kurang matang. Anak-anak ini lebih muda, otak mereka kurang berkembang, dan mereka kurang memiliki kendali atas refleks buang air kecil mereka. Seiring dengan bertambahnya usia anak-anak, sistem neurologis mereka akan berkembang dan gejala disuria neurogenik akan berkurang. Disuria neurogenik dapat menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil yang signifikan pada anak-anak, tetapi tidak ada sel darah putih atau merah dalam urin, sehingga anak harus dipantau secara dinamis.