Hernia pediatrik, secara medis, terutama merupakan hernia hiatus kongenital. Hal ini karena pada anak laki-laki, testis turun melalui kanal inguinalis ke skrotum tepat sebelum kelahiran dan akibatnya gerakan ke bawah dari peritoneum membentuk selubung. Jika selubung tidak atretik setelah lahir, maka selubung akan menjadi rongga besar yang melaluinya isi rongga perut menonjol ke arah permukaan tubuh, menciptakan hernia hiatus. Karena testis kanan turun sedikit lebih lambat daripada testis kiri dan sfingter atresis lebih lambat, maka terdapat lebih banyak hernia inguinalis pada sisi kanan. Tentu saja, anak perempuan juga bisa mengalami hernia hiatus akibat kelemahan dinding perut, tetapi insidennya lebih rendah. Gejala hernia pediatrik: 1. Biasanya, ketika seorang anak menangis, berolahraga keras atau mengalami tinja kering, massa yang menonjol ditemukan di selangkangan, kadang-kadang meluas ke skrotum atau labia; ketika berbaring atau ketika menekan dengan tangan, saluran usus kembali ke rongga perut melalui selubung dan massa tersebut menghilang dengan sendirinya. 2. Setelah massa hernia menjadi bersarang (massa hernia menjadi terlalu besar untuk masuk kembali ke dalam rongga perut melalui selubung yang lebih kecil karena terpelintir, dll.), obstruksi usus dapat terjadi, yang dimanifestasikan oleh sakit perut, menangis, muntah, perut kembung, demam, lekas marah, dan bahkan dehidrasi dan syok. Jika pembengkakan tidak dapat dikembalikan ke rongga perut, pembengkakan berbentuk oval dengan tekstur keras dan rasa sakit yang jelas saat disentuh dapat terlihat di selangkangan atau skrotum; jika pembengkakan berkepanjangan, kulit bisa merah dan bengkak, dan jika usus tidak dapat dikembalikan untuk waktu yang lama, komplikasi serius seperti nekrosis iskemik usus dapat terjadi. Karena otot-otot perut bayi secara bertahap dapat menguat seiring dengan pertumbuhan tubuh dan hernia dapat menghilang dengan sendirinya, bayi di bawah usia satu tahun dapat diobati tanpa operasi, dan perubahan kondisi mereka dapat diamati setiap saat. Hal ini mencegah hernia memproyeksikan kembali dan memberikan kesempatan kepada otot-otot perut yang sedang berkembang untuk memperkuat dinding perut, dan sering kali menghindari pembedahan. Jika hernia berusia lebih dari satu tahun, pembedahan sering kali diperlukan. Hal ini karena seiring dengan bertambahnya massa hernia yang semakin besar seiring dengan bertambahnya usia, pembukaan kanal inguinalis internal menjadi lebih keropos. Jika massa hernia muncul dengan sedikit pengerahan tenaga atau bahkan ketika berdiri, seringkali mengganggu kehidupan normal. Hernia pediatrik adalah kondisi umum pada masa kanak-kanak, terutama pada anak laki-laki yang paling berisiko. Meskipun bukan merupakan kondisi yang serius, namun dapat menyebabkan penyakit serius seperti obstruksi usus dan nekrosis usus jika tidak diobati, sehingga mencegah hernia pediatrik merupakan bagian penting dari pengasuhan anak bagi para ibu dan ayah. Cara mencegah bayi Anda terkena hernia: 1. Beberapa orang dewasa takut perut anak mereka menjadi dingin dan akan membungkus perut bayi mereka, tetapi jangan membungkusnya terlalu erat agar tidak menambah tekanan di perut bayi. 2. Jangan biarkan bayi Anda berdiri terlalu dini untuk melakukan kontak, terutama untuk jangka waktu yang lama, karena hal ini dapat menyebabkan saluran usus bayi turun karena gravitasi dan peningkatan tekanan perut, yang dapat dengan mudah menyebabkan hernia inguinalis. 3. Jangan biarkan bayi Anda menangis dalam jangka waktu yang lama, karena menangis dapat menyebabkan peningkatan tekanan perut dan menyebabkan hernia. 4. Jika bayi Anda sakit dan batuk-batuk, penting juga untuk segera mengobati bayi Anda agar Anda tidak batuk keras dalam waktu yang lama, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan perut dan menyebabkan hernia. Hernia pediatrik biasanya terjadi dalam waktu satu tahun kelahiran, jadi orang tua bayi pada tahap ini harus selalu waspada terhadap benjolan di pangkal paha atau skrotum, atau tangisan berulang tanpa alasan yang jelas. Apa yang harus saya lakukan jika bayi saya menderita hernia? Beberapa orang tua mungkin mengatakan bahwa bayi mereka masih kecil dan mereka tidak ingin dia pergi ke rumah sakit dan berharap untuk menunggu dan melihat apakah kondisinya akan sembuh, tetapi faktanya adalah bahwa sebagian besar hernia pediatrik tidak sembuh dengan sendirinya dan perawatan dini memiliki dampak penting pada pemulihan bayi. Pada sebagian anak, leher kantung hernia terus-menerus digosok dan menjadi tebal dan keras, sehingga isi hernia tidak dapat dikembalikan. Jika hernia telah tertanam terlalu lama, komplikasi serius seperti nekrosis saluran usus dapat terjadi, dan pembedahan darurat kemudian jauh lebih berisiko. Oleh karena itu, ketika para ibu dan ayah mengetahui bahwa bayi mereka menderita hernia, mereka harus segera membawa bayi mereka ke rumah sakit biasa. Penanganan: Metode bedah invasif minimal digunakan untuk menangani “hernia” pediatrik sejak awal.