Mata kita adalah jendela jiwa kita, jadi kita harus menjaganya. Berikut ini cara memberikan pertolongan pertama pada mata Anda: Jika Anda mencurigai adanya cedera kepala, benda asing di mata, atau percikan bahan kimia di mata, hubungi layanan darurat. Mata adalah jendela jiwa kita, jadi kita harus menjaganya. Berikut ini adalah cara memberikan pertolongan pertama pada mata Anda: Jika Anda mencurigai adanya cedera kepala, benda asing yang masuk ke dalam mata, atau percikan bahan kimia di mata, hubungi nomor darurat. Jika terdapat darah pada mata, tutuplah mata dengan kain bersih dan bawa pasien ke rumah sakit. Jika terdapat pendarahan aktif pada mata, tinggikan kepala pasien sehingga posisinya berada di atas jantung, tutup mata dengan kain bersih dan bawa ke rumah sakit terdekat. Catatan: Jika dicurigai terjadi cedera kepala, leher atau punggung, jangan pindahkan pasien dan hubungi layanan darurat. Gejala: cedera mata atau laserasi, ketidakmampuan untuk membuka mata, rasa sakit di dalam atau di sekitar mata, sensitivitas terhadap cahaya, pendarahan dari mata, gangguan penglihatan, mata kering, perih, sakit kepala, robek, pupil mata yang tidak sama pada kedua sisi mata, berkedip dengan cepat dan sering Percikan bahan kimia pada mata CATATAN: Jangan buang waktu, segera basuh mata dengan air dan pastikan air masuk ke dalam kedua kelopak mata. Jangan obati mata dengan apa pun selain air. Jangan biarkan pasien menggosok mata. 1. Basuhlah mata dengan air. Jika Anda tidak dapat menemukan keran, bilas mata dengan secangkir air selama 15 menit dan pastikan air masuk ke sudut dalam mata. Siram mata, biarkan mata tetap terbuka dan bilas dengan air mengalir setidaknya selama 15 menit, sehingga air masuk ke dalam mata sebelum keluar. Jika kedua mata rusak, basuh kedua mata dengan air. 2. Jika pasien memakai lensa kontak, lepaskan lensa kontak. 3. Tutup mata yang terkena. Setelah dibilas, tutup mata yang terkena dengan kain katun bersih dan balut kedua mata untuk meminimalkan pergerakan mata yang terkena. Jika memungkinkan, kenali bahan kimia yang membakar mata, atau setidaknya beritahukan kepada dokter apakah bahan kimia tersebut basah atau kering. Benda asing: PERHATIAN: Jangan mencoba mengeluarkan benda asing yang tertanam di mata. Jika benda asing berukuran besar, seperti pulpen, buatlah lubang pada cangkir kertas dan letakkan di atas mata untuk menahan benda asing dan kencangkan cangkir tersebut. Tutup mata yang lain dengan kain untuk menghindari pergerakan mata yang terkena. Jika benda asing berukuran kecil, tutupi kedua mata dengan kain dan kencangkan dengan lebih longgar. 1. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air. 2. Cari benda asing tersebut. Minta pasien memutar mata secara perlahan agar Anda dapat menemukan benda asing tersebut. Catatan: Jangan biarkan pasien mengucek mata. 3. Minta pasien untuk mengeluarkan air mata. Jika Anda menemukan benda asing, tarik kelopak mata atas secara perlahan ke bawah untuk menutupi kelopak mata bawah. Hal ini akan menyebabkan air mata mengalir dan dapat mengeluarkan benda asing tersebut. 4. Keluarkan benda asing yang terlihat. Jika benda asing tidak dapat dibersihkan dengan air mata, benda asing harus dibilas dengan air mengalir atau disingkirkan dengan kain bersih. Pasien juga dapat dibiarkan berkedip di bawah air. Setelah benda asing terlepas, pasien harus diperbolehkan melepas lensa kontak. Catatan: Jangan gunakan kapas atau benda lain untuk mengeluarkan benda asing. Jangan keluarkan benda asing dari iris atau bukaan pupil. 5. Keluarkan benda asing di kelopak mata bawah. Jika ditemukan benda asing di kelopak mata bawah, bilas dengan air bersih atau gunakan kain basah yang bersih untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Setelah benda asing dikeluarkan, pasien harus melepas lensa kontak. Untuk mengeluarkan benda asing dari kelopak mata bawah, mintalah pasien melihat ke atas lalu tarik kelopak mata bawah ke bawah untuk mengeluarkan benda asing dengan kain basah yang bersih. Catatan: Jangan gunakan kapas untuk mengeluarkan benda asing. 6. Singkirkan benda asing dari kelopak mata atas. Jika tidak ada benda asing yang ditemukan di kelopak mata bawah, kelopak mata atas harus ditarik terbuka. Jika benda asing ditemukan pada titik ini, siram dengan air atau gunakan handuk basah yang bersih untuk mengeluarkannya. Setelah benda asing dikeluarkan, kelopak mata atas harus diposisikan ulang. Minta pasien untuk melepaskan lensa kontak. Catatan: Jangan gunakan tangan atau kapas untuk mengeluarkan benda asing. Angkat kelopak mata bagian atas. Minta pasien untuk melihat ke bawah dan gunakan kapas, batang korek api, dll. untuk meletakkannya di kelopak mata dan tarik kelopak mata atas ke atas sehingga kelopak mata atas terlipat di atas batang korek api. 7. Jika perlu, perban harus digunakan untuk menutupi kedua mata dan pasien harus dibawa ke rumah sakit. Jika Anda gagal menemukan benda asing atau gagal mengeluarkannya atau jika pasien mengalami rasa sakit yang signifikan atau gangguan penglihatan setelah mengeluarkan benda asing, tutupi kedua mata dengan kain bersih dan kirim pasien ke rumah sakit setelah perban dan fiksasi. Tutup kedua mata. Tutup mata yang terkena dengan kain bersih dan bungkus kepala pasien dengan kain lain sehingga kedua matanya tertutup.