Pembentukan urtikaria terutama disebabkan oleh berbagai penyebab yang mengarah ke berbagai aktivasi sel inflamasi dan degranulasi, pelepasan mediator inflamasi, mekanisme aktivasi dapat dibagi menjadi imun dan non-imun. 1. Mekanisme imun: sebagian besar adalah reaksi hipersensitivitas tipe I, reaksi hipersensitivitas tipe II biasanya terjadi pada urtikaria yang disebabkan oleh transfusi darah, reaksi hipersensitivitas tipe III biasa terjadi pada penyakit serum dan vaskulitis urtikaria. 2. Mekanisme non-imun: terutama karena efek toksik dari molekul tertentu, komplemen, faktor fisik, dll. melalui reseptor permukaan sel mast dan aksi langsung ligan sehingga menyebabkan aktivasi sel. Aktivasi sel inflamasi setelah pelepasan histamin, sitokin, asam arakidonat dan mediator inflamasi lainnya, sehingga menyebabkan peningkatan permeabilitas pembuluh darah, dll., Sehingga kulit, saluran pernapasan dan sebagainya serangkaian fenomena alergi, terjadinya urtikaria harus konsultasi tepat waktu.