Diagnosis cedera otak traumatis ringan bergantung pada manifestasi klinis pasien, pemeriksaan pencitraan dan skor GCS (Glasgow Coma Score). 1. Manifestasi klinis: pasien tidak sadarkan diri dalam waktu 12 jam setelah cedera, dengan sedikit tanda neurologis positif, seperti sakit kepala, pusing, mual dan muntah, serta perubahan tanda-tanda vital, seperti suhu, denyut nadi, pernapasan dan tekanan darah. 2. Pemeriksaan pencitraan: Biasanya, pemeriksaan CT tengkorak pada pasien dengan cedera kraniocerebral dapat menunjukkan adanya memar otak, patah tulang tengkorak, dan perdarahan subarachnoid, dan kompresi jaringan otak tidak terlihat jelas, dan biasanya tidak memerlukan kraniotomi. 3. Skor GCS: Skor GCS pasien dengan cedera otak traumatis berukuran sedang adalah 9 ~ 12 poin. Pasien dengan cedera otak traumatis ukuran sedang perlu pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan dan secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk perawatan, dan menghindari kecerobohan agar tidak menunda perawatan.