Banyak pasien dengan tumor stadium lanjut cenderung menyerah pada pengobatan, sehingga kualitas hidup mereka terganggu. Secara umum, tumor dibagi menjadi 4 stadium, yaitu stadium I, II, III dan IV. Tumor yang telah berkembang menjadi stadium III-IV disebut tumor stadium lanjut. Secara klinis, kanker metastasis dengan fokus utama yang tidak diketahui dan tumor ganas yang kambuh atau bermetastasis setelah pembedahan radikal atau radioterapi juga disebut tumor stadium lanjut. Menurut statistik yang tidak lengkap, ada sekitar 5 juta pasien dengan tumor stadium lanjut di China, terhitung hampir setengah dari semua tumor ganas. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, masyarakat memiliki pemahaman baru tentang cara mengobati tumor stadium lanjut. Melalui pengobatan terpadu multidisiplin, termasuk kemoterapi (kemoterapi), radioterapi (radioterapi), pembedahan, pengobatan herbal Tiongkok, pengubah respons biologis, terapi endokrin, terapi intervensi, dan lain-lain, kita dapat secara efektif mengendalikan kemunduran penyakit dengan memanfaatkan kekuatan dan kelemahannya. Kemoterapi dapat digunakan secara luas dalam pengobatan berbagai jenis tumor. Kemoterapi seluruh tubuh yang ditargetkan atau kemoterapi lokal memainkan peran utama dalam pengobatan tumor stadium lanjut yang efektif. Sebagai contoh, kanker payudara stadium lanjut, kanker paru-paru sel kecil yang tidak berdiferensiasi, limfoma ganas, kanker ovarium atau testis (terutama karsinoma spermatoseluler), sarkoma Ewing, koriokarsinoma, sarkoma ganas, nefroblastoma, dan leukemia akut tertentu masih peka terhadap kemoterapi, meskipun penyakitnya telah lanjut, asalkan dilakukan secara konsisten. Selain itu, pengobatan karsinoma nasofaring stadium lanjut dan kanker lidah, seperti sindrom kompresi vena kava superior dan karsinoma skuamosa hipofraksinasi, juga sensitif. Untuk pasien dengan tumor gastrointestinal stadium lanjut, kanker kandung kemih dan beberapa efusi intrakaviter kanker, kemoterapi lokal dapat berperan dalam mengurangi gejala dan menstabilkan penyakit, dan bila dikombinasikan dengan kemoterapi sistemik, penyakit ini dapat mengalami perbaikan parsial. Terapi radiasi tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat diberikan dalam beberapa sesi, sehingga beban pada seluruh tubuh menjadi lebih ringan dan efek terapi yang lebih pasti. Terapi ini sangat penting untuk tumor stadium lanjut yang tidak dapat disembuhkan, seperti beberapa jenis kanker paru, kanker payudara dan tumor ginekologi lainnya. Radioterapi juga dapat secara efektif mengecilkan tumor dan dengan cepat meredakan rasa sakit, sesak napas, sumbatan, perdarahan dan bau tidak sedap yang disebabkan oleh nekrosis atau kompresi tumor, seperti sumbatan esofagus, tumor trakea, kanker leher rahim dan beberapa kanker kulit yang tidak dapat dioperasi (atau kanker yang terlihat). Pada kasus metastasis tulang atau invasi tulang, radioterapi adalah cara terbaik untuk meringankan rasa sakit pasien jika metastasis terlokalisasi. Radioterapi juga merupakan cara terbaik untuk mengobati metastasis otak. Pada tumor stadium lanjut, lesi tidak lagi terbatas pada organ tertentu atau bagian jaringan tertentu, sehingga reseksi bedah tidak dapat berperan sebagai terapi, tetapi bukan berarti perawatan bedah tidak berguna bagi pasien dengan tumor stadium lanjut. Waktu yang tepat dan metode yang tepat untuk penanganan bedah, seperti pengurangan tumor ginekologi, rekonstruksi tumor saluran cerna, tumor saluran kemih, kanker saluran empedu, reseksi paliatif pada kanker payudara stadium lanjut, dan lain-lain, dapat menyingkirkan beberapa hambatan untuk penanganan pasien selanjutnya. Sebagian besar tumor stadium lanjut dapat diobati dengan pengobatan herbal Tiongkok, seperti merkuri, arsenik, tanaman beracun dan serangga, tetapi penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping yang cukup besar. Pengobatan dengan pengubah respons biologis dapat digunakan sebagai tambahan untuk pengobatan tumor stadium lanjut, untuk mengembalikan kondisi di luar keseimbangan ke kisaran normal untuk mengendalikan pertumbuhan tumor atau bahkan membuatnya mereda. Beberapa tumor ganas memiliki sejumlah target hormon (reseptor) dalam selnya. Mekanisme terapi endokrin adalah obat dan hormon dalam tubuh bersaing dengan reseptor hormon untuk menahan atau bahkan menghentikan proliferasi tumor. Terapi ini dapat digunakan pada tahap awal dan akhir kanker payudara, kanker tiroid, kanker prostat, kanker ginjal, kanker saluran cerna, kanker endometrium, dll. Terapi intervensi adalah disiplin ilmu yang baru dikembangkan di Tiongkok pada tahun 1980-an. Saat ini, terapi ini lebih sering digunakan untuk kanker hati, kanker paru-paru, kanker paru-paru metastasis, tumor saluran cerna stadium lanjut, dan tumor ginekologi. Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, pisau multi-peluru, ultrasound, dan pisau peluru-X juga memainkan peran penting dalam pengobatan tumor stadium lanjut. Dapat dilihat bahwa selama berbagai pengobatan diterapkan secara ilmiah, masuk akal dan terstandardisasi, pasien dengan tumor stadium lanjut dapat mencapai hasil yang lebih memuaskan, yang berguna untuk meningkatkan kualitas kelangsungan hidup mereka.