Pertama, ini adalah penyakit menular, terutama disebabkan oleh virus EBV, dan umum terjadi pada anak-anak, sering kali di bawah usia 6 tahun, dengan gejala klinis yang ringan. Gejala utamanya adalah: 1. Demam: biasanya berlangsung lama, sebagian besar lebih dari 5 hari, dengan demam tinggi yang mendominasi. 2. Pembengkakan kelenjar getah bening: Pembengkakan kelenjar getah bening di leher sering terjadi, terkadang disertai dengan nyeri tekan. 3. Faringitis: sakit tenggorokan, terkadang mirip dengan manifestasi nanah pada amandel. 4. Hepatosplenomegali: pembesaran hati dan limpa biasanya dapat teraba sekitar seminggu setelah timbulnya penyakit, dan ada juga kasus di mana limpa membesar dengan cepat. Pada saat ini, kita perlu waspada terhadap risiko limpa pecah, jadi hindari aktivitas berat dan benturan pada perut, serta berhati-hatilah saat meraba. 5. Ruam kulit: insidensinya rendah dan bersifat polimorfik. Jumlah darah biasanya normal atau tinggi, dengan dominasi limfosit, sebagian besar >60%, dan limfosit abnormal dapat dilihat pada klasifikasi film darah, dan >10%. 2. Tes EBV: Antibodi Ig-M biasanya digunakan untuk fase akut infeksi. 3. Ultrasonografi: pembesaran kelenjar getah bening di leher dan pembesaran hati dan limpa. Hal terakhir adalah pengobatannya: tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit ini. Sebagian besar pengobatan bersifat simtomatik. Pengobatan Tiongkok bukanlah pengobatan yang buruk untuk penyakit ini.