Apa yang menyebabkan nyeri lutut

Lutut adalah sendi terbesar dalam tubuh manusia. Sendi lutut yang sehat memungkinkan Anda untuk bergerak bebas, seperti berjalan, berbelok, atau aktivitas normal lainnya, tanpa rasa sakit. Tulang, tulang rawan, ligamen, otot dan tendon membentuk jaringan kompleks yang bekerja sama untuk membuat sendi lutut menjadi fleksibel. Ada 3 tulang dalam sendi lutut. Tulang paha (femur) berada di atas tulang tungkai bawah (tibia). Ketika Anda menekuk atau meluruskan lutut Anda, ujung tulang paha yang membulat akan membungkus dan meluncur di atas permukaan atas tibia yang relatif datar. Tulang ketiga biasanya disebut sebagai tempurung lutut (patela), dan tempurung lutut menempel pada otot yang memungkinkan lutut diluruskan. Tempurung lutut berfungsi sebagai pengungkit yang mengurangi ketegangan otot. Pada sendi lutut yang sehat, permukaan tulang-tulang ini sangat halus dan memiliki jaringan pelindung tulang rawan yang keras yang menutupi permukaannya. Ligamen (jenis jaringan lunak lainnya) terletak di sepanjang sisi dan belakang sendi lutut dan menahan tulang-tulang lutut pada tempatnya. Ligamen ini bekerja dalam koordinasi dengan otot, tulang dan tendon untuk memungkinkan Anda menekuk dan meluruskan lutut. Kantung berisi cairan (bursa) melindungi area di mana kulit atau tendon meluncur di atas tulang. Lutut memiliki lapisan (sinovium) yang mengeluarkan cairan bening – cairan sendi. Cairan ini melumasi sendi, yang selanjutnya mengurangi gesekan dan membuat gerakan lebih mudah. Seperti yang Anda duga, ada banyak penyebab nyeri lutut, termasuk cedera, infeksi, dan artritis. Osteoartritis (OA) Penyebab nyeri lutut yang paling umum adalah osteoartritis (OA), yaitu penyakit tulang degeneratif yang dapat menyebabkan kerusakan tulang rawan pada sendi. Ketika tulang rawan – jaringan yang menjadi ‘bantalan’ sendi dan melindungi permukaan tulang – rusak atau aus, tulang-tulang bergesekan satu sama lain, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Nyeri dapat dirasakan ketika menaiki tangga, bekerja di kebun, atau hanya duduk dengan lutut ditekuk. Rasa nyeri bahkan dapat membuat Anda sulit tidur. Osteoartritis dapat merusak seluruh lutut Anda atau hanya satu sisi saja. Jika Anda hanya merasakan nyeri di satu sisi atau di satu area lutut, dokter Anda mungkin mendiagnosis Anda dengan unicondylitis. Jika terdapat nyeri pada tempurung lutut bagian bawah, dokter mungkin mendiagnosis artritis patellofemoral. Hal ini tidak jarang terjadi; penelitian telah menunjukkan bahwa satu dari sepuluh pasien yang berusia di atas 40 tahun menderita artritis patellofemoral. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan dan progresivitas osteoartritis termasuk usia, obesitas, kerusakan sendi dan riwayat keluarga dengan artritis (genetika). Meskipun saat ini belum ada obatnya, diagnosis dan pengobatan dini adalah kunci untuk memperlambat atau mencegah kerusakan sendi lebih lanjut. Artritis reumatoid Pada artritis reumatoid, sinovium (lapisan sendi) menjadi merah dan bengkak. Peradangan ini melepaskan bahan kimia yang mengentalkan sinovium pada sendi yang terkena dan menyebabkan kerusakan tulang rawan. Peradangan pada sinovium menyebabkan rasa sakit dan bengkak. Artritis reumatoid dapat disembuhkan. Artritis reumatoid adalah penyakit yang memburuk dari waktu ke waktu, sehingga diperlukan beberapa perawatan, dan programnya selalu disesuaikan. Bagi sebagian orang, perubahan gaya hidup, pengobatan, dan perawatan non-bedah seperti alat bantu jalan membantu mengurangi rasa sakit. Bagi yang lain, cangkok jaringan untuk menggantikan jaringan tulang rawan yang hilang dapat membantu mengembalikan fungsi normal. Tetapi bagi kebanyakan orang, operasi penggantian lutut mungkin merupakan satu-satunya solusi jangka panjang. Singkatnya, Anda dan dokter Anda dapat memutuskan pilihan pengobatan terbaik untuk Anda.