Bagaimana kita memilih dari berbagai macam tabir surya yang tersedia di musim panas? Mari pelajari cara memilih tabir surya yang tepat melalui saran profesional dari AAD American Academy of Dermatology! 1. Cara memilih tabir surya: AAD American Academy of Dermatology merekomendasikan agar konsumen memilih produk tabir surya dengan tiga karakteristik utama: Indeks perlindungan terhadap sinar matahari tidak kurang dari SPF 30. Gunakan produk tabir surya berspektrum luas – produk ini dapat melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB, yang kita kenal dengan istilah indeks SPF dan PA. Tahan air, yaitu mempertahankan tingkat stabilitas tertentu di hadapan air selama 40 hingga 80 menit, tetapi penting untuk mengoleskan kembali tabir surya setelah berenang, berkeringat, atau menyeka keringat. Catatan Khusus: Pilihan produk tabir surya yang tepat dan penggunaan produk air tabir surya yang tepat dapat membantu memperlambat fenomena penuaan kulit yang disebabkan oleh sinar UV dan mengurangi risiko terkena kanker kulit! 2. Mengapa menggunakan tabir surya? Apa perbedaan antara UVA, UVB, dan UVC? UVA, UVB, dan UVC adalah zat terpenting yang mempengaruhi kulit. UVB dapat dibagi menjadi tiga bagian: UVA, UVB dan UVC. UVC memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dan diserap serta dihamburkan oleh lapisan ozon di atmosfer, sehingga tidak dapat mencapai tanah; UVB berada di tengah-tengah ketiganya, hanya mencapai permukaan kulit. UVA, yang memiliki panjang gelombang yang lebih panjang, menembus lebih dalam ke dalam kulit, merusak dermis dan menyebabkan penuaan kulit. 3. Apa itu SPF dan apa itu PA? Sebagian besar produk tabir surya dilabeli dengan SPF (faktor perlindungan matahari), yang merupakan nilai perlindungan matahari terhadap kerusakan akibat sinar UVB, dan PA (perlindungan UVA), yang merupakan indeks tingkat perlindungan terhadap UVA. Masyarakat umum lebih akrab dengan SPF, tetapi karena para ahli dermatologi terus menekankan bahwa UVA, meskipun kecil kemungkinannya untuk merusak kulit, dapat menyebabkan penuaan foto dan lesi kulit, label PA juga semakin penting. Nilai SPF berlaku untuk semua orang dan dihitung dengan mengasumsikan bahwa intensitas sinar UVB tidak berubah dari waktu ke waktu. Seseorang tanpa perlindungan matahari yang berada di bawah sinar matahari selama 20 menit akan memiliki kulit merah, ketika ia menggunakan tabir surya dengan SPF 15, itu berarti ia dapat memperpanjang waktu sebanyak 15 kali, yang berarti 300 menit sebelum kulitnya menjadi merah. PA adalah pengukuran indeks perlindungan matahari dari Jepang yang menguji stabilitas endapan gelap yang bertahan lama (PPD) pada kulit setelah 2-4 jam terpapar sinar matahari. Ada empat tingkatan. PA +, PA ++, PA +++, PA++++, semakin banyak “+”, semakin baik efek pencegahan UVA, semakin lama waktu perlindungan yang efektif. 4 . Cara yang benar untuk menggunakan produk tabir surya: Oleskan tabir surya selama 10 menit sebelum keluar, karena tabir surya perlu waktu setelah aplikasi untuk diserap oleh kulit dan berperan. Oleskan tabir surya setiap 2-3 jam. Saat keluar rumah dalam cuaca yang sangat cerah, yang terbaik adalah memakai topi, kacamata hitam, atau kerai. 5 . Apa saja produk tabir surya? Bagaimana cara membersihkannya? Tabir surya dibagi menjadi dua kategori: tabir surya fisik dan kimiawi. Tabir surya kimiawi juga dikenal sebagai tabir surya organik, di mana zat organik dan sinar UV bekerja untuk mengubah panjang gelombang sinar UV, membuat sinar UV yang semula berbahaya bagi kulit, menjadi tidak berbahaya. Bahan kimia itu sendiri tidak mempengaruhi kulit dan dapat dibersihkan dengan produk biasa. Tabir surya kimiawi perlu diserap, sehingga membutuhkan waktu 20 menit untuk bekerja setelah pemakaian. Tabir surya kimiawi umumnya jernih dan menyegarkan, tetapi orang yang alergi dapat alergi terhadap beberapa bahannya. Tabir surya fisik, yang mengandalkan prinsip pembiasan untuk memblokir sinar UV, mengandung partikel yang dapat menempel pada kulit dan menyumbat pori-pori, dan karena itu membutuhkan pembersihan yang hati-hati dibandingkan dengan tabir surya organik. Partikel yang digunakan dalam tabir surya fisik tidak perlu diserap dan tidak terlalu membebani kulit, sehingga cocok untuk orang yang rentan terhadap alergi. Lebih dari 80% produk yang beredar di pasaran merupakan kombinasi tabir surya fisik dan kimiawi. Pasien dengan kulit alergi dapat menggunakan tabir surya fisik murni. Selain itu, para wanita biasanya menggunakan krim isolasi sebagai produk make-up yang dapat mengubah ketidaksempurnaan wajah dan membutuhkan minyak penghapus make-up untuk menghapus make-up sebelum menggunakan produk pembersih agar dapat dibersihkan dengan lebih baik untuk menghindari residu. Mari pilih tabir surya yang tepat dan nikmati keindahan alam.