Definisi keterbelakangan mental dan metode pengujian kecerdasan

Retardasi Mental (MR) adalah sekelompok gangguan di mana perkembangan intelektual seorang anak tertinggal di belakang tingkat rata-rata setelah lahir atau pada awal masa bayi, yaitu, selama periode perkembangan (hingga usia 18 tahun) ketika terjadi, fungsi intelektual umum secara nyata lebih rendah daripada tingkat usia yang sama, dan disertai dengan defisit dalam perilaku adaptif. Xiao Hua, Departemen Rehabilitasi Neurologis, Pusat Medis Wanita dan Anak Guangzhou Intelligence Quotient (IQ) adalah 2,0 standar deviasi di bawah rata-rata populasi (IQ rata-rata populasi ditetapkan pada 100, dan satu standar deviasi dari IQ adalah 15), dan IQ umum 70 (atau 75) atau kurang dianggap sebagai tingkat kecerdasan yang secara signifikan lebih rendah dari rata-rata. Perilaku adaptif mencakup kemampuan untuk menjalani kehidupan pribadi dan memenuhi tanggung jawab sosial. Kecerdasan rendah dikenal dalam psikiatri sebagai “keterbelakangan mental”, “keterbelakangan mental”, “keterbelakangan mental”, dan “defisiensi mental”. Dalam psikiatri, ini disebut “keterbelakangan mental”, “keterbelakangan mental”, “defisiensi mental”. Dalam pendidikan dan psikologi, ini disebut “keterbelakangan intelektual” dan “kekurangan mental”. Dalam pediatri, ini disebut “keterbelakangan mental”, “keterbelakangan mental”, “keterbelakangan mental”. Sekolah pendidikan khusus mengacu pada “keterbelakangan mental” atau “ketidakmampuan intelektual”. Tes kecerdasan dan penilaian perilaku Tes kecerdasan sering digunakan pada MR ringan, tetapi pada MR berat, penggunaan tes kecerdasan sering kali sulit dan harus bergantung pada skala penilaian perilaku, yang tidak seandal tes kecerdasan dalam mengidentifikasi MR ringan. Oleh karena itu, kedua metode tersebut harus digunakan bersamaan satu sama lain, dan hasilnya harus dianalisis secara komprehensif. Metode tes kecerdasan 1, Skala Kecerdasan Wechsler untuk Anak-anak (WISC-CR): untuk anak usia 6 hingga 16 tahun. 2, Skala Kecerdasan Anak Usia Dini Chinese-Weichmann (CWYCSI): berlaku untuk anak usia 4 hingga 6 setengah tahun. 3 . Daftar Periksa Perkembangan Bayi dan Balita (Gessell ScaleR) berlaku untuk anak usia 0 hingga 3 tahun. Metode Penilaian Perilaku Adaptif (ABAM) 1. Skala Kompetensi Kehidupan Sosial Bayi-Balita-Siswa Sekolah Menengah Pertama (IJSLCS) berlaku untuk anak-anak berusia 6 bulan hingga 13 hingga 15 tahun. Skala ini adalah alat yang sangat diperlukan untuk mendiagnosis MR dan melakukan penilaian. 2 . Penilaian Neurologis Perilaku Bayi Baru Lahir (NBNA) Kelompok Asosiasi Nasional telah menentukan kisaran normal NBNA untuk bayi baru lahir di negara ini melalui investigasi dan penelitian, dan klinisnya dilakukan secara bertahap.