Tidak ada cara yang paling sederhana untuk menilai kanker gusi, dan penilaian kanker gusi perlu didasarkan pada gejala klinis, pemeriksaan pencitraan dan biopsi patologis. 1. Gejala klinis: area gusi pasien mungkin mengalami perubahan warna, benjolan lokal dan gusi bengkak. 2. Tes pencitraan: Pasien menjalani tes sinar-X, CT atau magnetic resonance imaging (MRI) untuk mengetahui perkembangan penyakit. 3. Biopsi patologis: tes ini adalah standar emas untuk memastikan diagnosis kanker gusi. Jika sel kanker ditemukan, diagnosis kanker gusi dapat dipastikan. Kanker gusi biasanya didiagnosis dari gejala klinis, pemeriksaan pencitraan dan biopsi patologis. Jika pasien memiliki gejala kanker gusi, mereka harus secara aktif berkonsultasi dengan dokter dan tidak menggunakan obat sendiri, untuk menghindari penundaan kondisi.