Kanker gusi termasuk dalam kategori kanker dalam pengobatan Tiongkok, dan sindrom stagnasi dahak-kelembaban dalam pengobatan Tiongkok dapat muncul pada kanker serta penyakit lainnya, sementara ada jenis kanker lain selain sindrom stagnasi dahak-kelembaban. 1. Sindrom stagnasi kelembaban dahak: merupakan sindrom yang dibentuk oleh kombinasi dari tiga produk patologis: dahak-minuman (produk patologis yang dibentuk oleh gangguan metabolisme air-cairan), kelembaban air dan lumpur-darah, dan kanker dapat terlihat jika produk patologis tersebut saling terkait dengan gusi. Gejalanya meliputi kesemutan lokal dan rasa sakit yang parah, atau nodul yang keras, disertai dengan perut kembung dan dada sesak, serta lidah berwarna gelap dengan bintik-bintik ungu. Selain itu, stagnasi dahak juga dapat muncul pada penyakit lain, seperti stroke, sakit kepala, penyakit gembur-gembur (sejenis penyakit di mana perut sebesar drum) dan sebagainya. 2. Kanker: Pola kanker dapat mencakup sindrom stasis dahak-kelembaban, panas-toksisitas berkobar (api yang berlebihan di dalam tubuh), defisiensi qi dan yin (kekurangan qi dan yin), seperti kelelahan, kekeringan pada mulut dan kekeringan pada tenggorokan, dll. Gejala-gejala tersebut perlu digabungkan dengan gejala-gejala sistemik untuk menentukan pola sindrom tersebut di bawah bimbingan dokter. Oleh karena itu, stasis dahak-kelembaban dapat terlihat pada kanker, sedangkan sindrom stasis dahak-kelembaban dapat terlihat pada kanker dan juga penyakit lainnya. Dalam kasus kanker gusi, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit dan melakukan perawatan standar.