Masyarakat saat ini sangat kompetitif dan penuh tekanan, dan anak-anak dibebani dengan tugas-tugas belajar yang berat sejak usia yang sangat muda. Akibatnya, miopi telah menjadi masalah sosial yang umum. Dalam hal ini, terdapat kebutuhan yang lebih besar untuk penggunaan mata secara ilmiah untuk meminimalkan bahaya pada mata. Berikut ini adalah pengantar tindakan pencegahan perawatan mata untuk anak-anak dalam proses pembelajaran: 1, perhatikan postur membaca dan menulis: membaca dan menulis adalah kegiatan jarak dekat utama untuk anak-anak, tetapi juga menyebabkan miopia dan pendalaman miopia menjadi alasan utama, sehingga postur membaca dan menulis yang benar adalah inti dari perlindungan mata. (1) Postur pensil: Gunakan ujung jari Anda untuk menyentuh ujung pena satu inci di belakang pena, dan pegang pena dengan erat. Jangan menjepit pena dengan buku-buku jari Anda. Jangan memegang pena terlalu dekat ke ujungnya. Jika tidak, jika Anda tidak dapat melihat ujung pena dari atas secara langsung, Anda akan memiringkan kepala ke sisi kiri, memiringkan kepala, dan jarak penulisan tidak dapat dijamin. (2) Sikap duduk: membaca dan menulis dengan meja dan kursi sejajar, perut sekitar 10 cm dari tepi meja. Tubuh tidak boleh menempel pada tepi meja. Dengan cara ini tubuh akan tegak secara alami. Jangan membungkukkan punggung Anda. (3) Penyesuaian yang wajar dari proporsi ketinggian meja dan kursi: dua aspek di atas dicatat, tubuh secara alami akan tegak untuk kegiatan membaca dan menulis. Pada saat ini dengan rasio ketinggian meja dan kursi yang sesuai, Anda dapat memenuhi persyaratan jarak membaca dan menulis satu kaki. 2, kebiasaan belajar yang baik: proses belajar harus fokus, serius, untuk meningkatkan efisiensi belajar, mempercepat kecepatan menulis pekerjaan rumah (tetapi tidak mencoret-coret). Kurangi waktu kerja dekat. Ini adalah aspek yang jarang disebutkan tetapi penting. 3. Kebiasaan kebersihan mata yang baik: Cobalah untuk mengurangi kegiatan operasi dekat, seperti: bermain ponsel, konsol game kecil, game komputer, dan sebagainya. Apabila waktu pengoperasian dekat cukup lama, beristirahatlah di tengah-tengah dan lihatlah ke kejauhan selama beberapa menit. Lakukan senam mata di sela-sela kelas. Jangan membaca atau menulis di lingkungan yang kurang cahaya, dan jangan berbaring untuk membaca buku. 4, kebiasaan makan yang baik: tidak pilih kasih, tidak pilih-pilih makanan, kurangi makan yang manis-manis, kurangi minum yang manis-manis, perbanyak makan sayuran. Cobalah untuk mengurangi makan mie instan. Nutrisi yang baik sangat penting untuk kesehatan mata. Pembuluh darah yang memasok darah ke mata sangat tipis, sehingga lebih sensitif terhadap kekurangan nutrisi, terutama kekurangan nutrisi mikro. Kemunculan dan pendalaman miopia meningkat setiap hari, jadi perlindungan mata yang sesuai adalah, perhatikan kehidupan sehari-hari sedikit demi sedikit. Singkatnya, ini adalah: pegang pena satu inci, duduk tegak, tinggalkan tepi meja satu kepalan tangan, mata dari buku satu kaki, lakukan latihan mata dengan serius, tulis pekerjaan rumah dengan cepat (bukan mencoret-coret), jangan pilih-pilih makanan jangan menyimpang dari diet. Dengan melakukan hal-hal tersebut, selain melindungi mata, Anda juga dapat melatih kemauan Anda. Semoga berhasil, anak-anak! Semoga kalian memiliki sepasang mata yang sehat dan cerah kembali saat kalian belajar dengan baik.