Bagaimana Pasien Kanker Dapat Menyembuhkan Dirinya Sendiri Selama Pemulihan

Pasien kanker memasuki masa rehabilitasi yang relatif panjang setelah menjalani perawatan intensif dan komprehensif di rumah sakit onkologi. Penyembuhan mandiri ditandai dengan metode yang mudah dan variasi dari satu orang ke orang lain, dan dapat dikatakan sebagai cara pengobatan yang aktif dan efektif. Secara klinis diamati bahwa selama pasien mengambil inisiatif untuk berpartisipasi dalam penyembuhan diri, mereka dapat secara aktif mengendalikan kekambuhan kanker, memperbaiki gejala, meningkatkan efek terapeutik, dan meningkatkan kualitas hidup. 1. Mempertahankan suasana hati yang baik dan pendekatan yang optimis terhadap kehidupan sangat penting selama masa pemulihan. Suasana hati yang buruk akan secara langsung mempengaruhi efek pengobatan dan prognosis. Pasien dalam kondisi baik memiliki waktu remisi yang lama, kondisi stabil dan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Suka dan duka adalah standar untuk mengukur kesehatan pikiran. 2 . Selama masa pemulihan, terutama memperhatikan perubahan lingkungan dan iklim, aktif berolahraga dan mengatur kegiatan di luar ruangan. Partisipasi moderat dalam aktivitas fisik dalam kemampuan untuk meningkatkan kebugaran fisik, meningkatkan daya tahan tubuh. 3, perhatikan pola makan, harus secara wajar menyesuaikan proporsi protein, lemak, gula, konsumsi buah dan sayuran yang mengandung vitamin yang sesuai. Jangan menyalahgunakan seperti ginseng, tanduk rusa, duchenne dan obat tonik lainnya. 4, benar-benar mengatasi kebiasaan buruk, berhenti merokok dan minum, bangun dan turun tepat waktu, dan mencegah kerja berlebihan. Selama masa pemulihan, pasien umumnya memiliki kekebalan tubuh yang rendah dan harus selalu mencegah masuk angin. 5 . Pasien selama masa pemulihan harus selalu menerima pemeriksaan rutin oleh dokter untuk memperpanjang masa kelangsungan hidup. Jika ditemukan kekambuhan selama masa pemulihan, pasien harus didiagnosis dan diobati sesegera mungkin.