Apa yang menyebabkan timbal tinggi pada bayi

Timbal adalah polutan industri yang tersebar luas dan mampu mempengaruhi fungsi sistem saraf, kardiovaskular, tulang, reproduksi, dan kekebalan tubuh manusia, serta menyebabkan penyakit pencernaan, hati, ginjal, dan otak. Kontaminasi timbal yang umum terjadi meliputi hal-hal berikut ini: knalpot kendaraan yang tidak diolah; limbah industri yang tidak dibuang dengan benar (misalnya, baterai yang dibuang); cat bertimbal, pigmen, dan pelapis yang digunakan di rumah-rumah; makanan bertimbal seperti telur kembung, makanan kembung, kaleng minuman, popcorn, dan lain-lain; tanah yang terkontaminasi, air minum, dan atmosfer; makanan yang dikemas dalam kaleng bertimbal; pipa air dalam ruangan yang bertimbal dalam waktu semalam; kosmetik dan pewarna rambut yang bertimbal; serta kosmetik bertimbal, pewarna rambut dan kosmetik lain yang mengandung timbal. kosmetik dan pewarna rambut; perlengkapan sekolah dan mainan yang mengandung timbal. Bayi harus dijauhkan dari polusi timbal sejauh mungkin untuk mengurangi risiko timbal pada anak-anak: (1) Jangan makan bihun dan donat terlalu banyak; (2) Makan popcorn dan telur dengan hati-hati; (3) Larang penggunaan porselen berlapis warna untuk makanan asam; (4) Jangan bersentuhan dengan zat bertimbal; (5) Jangan makan dan minum di pinggir jalan. Metode dasar untuk mengobati keracunan timbal adalah dengan menggunakan zat pengkelat logam untuk meningkatkan ekskresi timbal. Meskipun hal ini dapat mengurangi kadar timbal dalam darah, metode ini tidak aman dan efektif dan ditandai dengan adanya rebound. Oleh karena itu, diagnosis dan pengobatan keracunan timbal harus dilakukan di bawah bimbingan dokter dan tidak boleh digunakan secara sembarangan.