Bagaimana Anda sebagai anggota keluarga dan pendamping dapat membantu pasien untuk pulih?

1. Ketahui cara mencegah empat komplikasi utama Cegah nyeri bahu hemiplegia dan sindrom bahu-tangan (posisi tungkai yang baik, bantal bahu, gendongan bahu, dll.); cegah kontraktur sendi dan atrofi otot (gerakan sendi yang tepat dan pijat tungkai, dll.); cegah luka tekan (pengaturan posisi yang tepat, bantalan udara kursi roda, dll.); cegah kesulitan buang air kecil (minum secara teratur, buang air kecil secara teratur, teknik buang air kecil, dll.). Siapkan beberapa bantal perawatan (termasuk bantal, guling, bantal pinggul, atau bantal kursi roda); siapkan kursi roda dan tongkat; siapkan gendongan bahu; siapkan penyangga tungkai bawah; siapkan botol air minum, peralatan makan, dan lain-lain yang dapat digunakan oleh pasien dengan satu tangan; siapkan alat tulis untuk komunikasi verbal (untuk pasien dengan gangguan bicara). 3. Ingatkan pasien untuk melakukan beberapa hal setiap hari. Menerapkan program latihan mandiri (termasuk membalikkan badan, membalikkan badan dan duduk di samping tempat tidur, latihan duduk, latihan anggota tubuh bagian atas atau bawah, dan lain-lain); menerapkan latihan perawatan diri (misalnya menyikat gigi, mencuci muka, menyisir rambut, makan, minum, berbicara di telepon, menonton TV, membaca koran, berpakaian dan membuka baju, dan lain-lain); menerapkan bangun tidur setiap hari, makan, minum obat, dan buang air besar dan kecil; menerapkan kunjungan harian ke departemen fisioterapi, Mengikuti sesi fisioterapi setiap hari, latihan mandiri dan berjalan-jalan. 4. Amati beberapa tanda dan gejala pasien setiap hari: suhu dan tekanan darah; nyeri dan bengkak pada anggota tubuh; sakit kepala dan kebingungan; hemiplegia atau perburukan kemampuan bicara; suasana hati atau emosi; nafsu makan dan energi. 5. Ketahui nama dan lokasi terapis dan kepala departemen yang bertanggung jawab atas pasien.