Untuk mencegah tumor, mulailah dengan hal-hal berikut ini: 1. Diversifikasi makanan Anda, terutama memilih makanan nabati seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. 2. Hindari kekurangan atau kelebihan berat badan. 3 . Lakukan aktivitas fisik, jalan cepat atau olahraga serupa selama satu jam sehari dan berpartisipasi dalam olahraga yang lebih aktif setidaknya satu jam seminggu. 4 . Pastikan Anda makan 400-800 gram berbagai jenis sayuran dan buah setiap hari, dengan mengonsumsi 3-5 jenis sayuran dan 2-4 jenis buah. 5 . Makanlah 600-800g berbagai sereal, kacang-kacangan dan sayuran akar setiap hari, makan lebih banyak sereal yang diproses kasar dan batasi asupan biji-bijian olahan. 6. Doronglah untuk tidak minum alkohol. Jika alkohol dikonsumsi, batasi hingga 2 gelas untuk pria dan 1 gelas untuk wanita. (Satu gelas wine setara dengan 250ml bir, 100ml anggur, dan 25ml anggur putih). 7. Kendalikan asupan daging hingga kurang dari 80 gram per hari, lebih baik ikan dan unggas daripada daging merah (daging babi, daging sapi, dan daging domba). 8 . Batasi makanan dengan kandungan lemak tinggi, terutama lemak hewani. Pilihlah minyak nabati, terutama yang memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi dan tingkat hidrogenasi yang rendah. Konsumsi 15-30% dari total energi dari lemak dan minyak. 9. Kurangi asupan makanan yang diawetkan dan garam hingga kurang dari 6 gram per hari. 10. Hindari makanan yang terkontaminasi racun jamur dan disimpan pada suhu rendah dalam waktu lama. 11. Mengawetkan makanan yang mudah rusak dengan pendinginan atau metode lain yang sesuai. 12. Mengendalikan bahan tambahan makanan, pestisida dan residu dalam makanan hingga di bawah batas aman dan menerapkan pengawasan yang tepat dan efektif. 13. Jangan makan makanan yang dibakar dan hindari membakar daging dan ikan. Kurangi konsumsi daging dan ikan yang diasap langsung di atas api, serta ikan dan daging yang diasap dan diawetkan. 14. Suplemen umumnya tidak diperlukan. Sangat penting untuk dicatat bahwa meskipun merokok bukanlah perilaku diet, bahaya merokok tidak dapat diabaikan dalam pencegahan kanker apa pun.