Adenoma tiroid adalah tumor jinak yang paling umum dari kelenjar tiroid dan dibagi secara morfologis menjadi adenoma folikuler dan adenoma kistik papiler. Adenoma folikular lebih umum dan dikelilingi oleh amplop yang utuh, sedangkan adenoma kistik papiler lebih jarang terjadi, tetapi seringkali tidak mudah dibedakan dari adenokarsinoma papiler dan memerlukan konfirmasi patologis untuk diagnosis. Adenoma tidak bergejala, tumbuh lambat, sedikit keras, halus dan tidak nyeri, serta dapat bergerak naik turun dengan gerakan menelan. Apabila adenoma kistik papiler memecahkan pembuluh darah di dinding kistik dan terjadi perdarahan intrakapsular, ukurannya dapat meningkat dengan cepat dan menjadi bengkak secara lokal dalam waktu singkat. Secara histologis, adenoma memiliki amplop utuh yang dikelilingi oleh jaringan normal dan dibatasi dengan jelas, sedangkan nodul tunggal pada gondok nodular memiliki amplop yang tidak lengkap dalam banyak kasus. Pengobatan: 20% adenoma tiroid dapat menjadi hipertiroid dan 10% dapat menjadi ganas, yaitu berubah menjadi kanker tiroid. Setelah didiagnosis, operasi pengangkatan adenoma tiroid, seperti pengangkatan kelenjar tiroid, atau pengangkatan sebagian besar kelenjar tiroid pada sisi yang terkena, dianjurkan. Jika terdapat keganasan, diperlukan penanganan lebih lanjut.