Bagaimana cara penanganan kelumpuhan wajah perifer?

  Dengan perubahan cuaca yang tiba-tiba dan suhu rendah yang terus-menerus, dikombinasikan dengan alkoholisme, aktivitas dan penyakit, daya tahan tubuh manusia berkurang secara signifikan dan virus dapat dengan mudah menyerang tubuh dan menyebabkan sejumlah penyakit.  Peripheral facial palsy, juga dikenal sebagai neuritis wajah atau facial nerve palsy atau bell’s palsy, adalah peradangan non-supuratif pada saraf wajah yang disebabkan oleh virus yang menyebabkan oedema dan demielinasi pada saraf wajah, yang mengakibatkan berkurangnya aktivitas otot wajah atau kelumpuhan.  Manifestasi klinisnya adalah onset yang cepat, gerakan wajah yang tidak fleksibel, mulut dan wajah yang terdistorsi, hilangnya kerutan dahi, celah mata yang membesar, ketidakmampuan untuk menutup kelopak mata, lipatan nasolabial yang mendangkal di satu sisi dan sudut mulut yang terkulai. Terdapat gangguan pergerakan dahi, mata tertutup, gigi terlihat dan pipi menggembung. Saat makan, sisa makanan tertahan di pipi yang terkena dan air liur menetes dari sisi tersebut. Selain itu, 40% pasien mengalami kehilangan sensasi rasa pada 2/3 bagian anterior lidah karena keterlibatan saraf osseus.  Penggunaan blok ganglion bintang yang dikombinasikan dengan teknik manipulatif tidak hanya memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi, tetapi juga secara signifikan mengurangi timbulnya gejala sisa dan, yang lebih penting, memberikan hasil yang memuaskan pada neuritis wajah yang sudah tua. Penggunaan blok ganglion bintang yang dikombinasikan dengan terapi manual tidak hanya sangat menyembuhkan tetapi juga secara signifikan mengurangi terjadinya gejala sisa.