Adanya halusinasi biasanya memiliki perubahan patologis, dan lansia mungkin memiliki lesi otak organik. Sering kali hal ini disebabkan oleh lesi substansial di otak, seperti pendarahan otak, infeksi, infark serebral, dan tumor jinak atau ganas, yang juga dapat menyebabkan halusinasi dan memerlukan penyelidikan yang tepat. Halusinasi dapat disebabkan oleh suara-suara yang berbicara ke telinga, mungkin dari dunia luar, yang seringkali lebih jelas dan lebih realistis. Ada juga jenis halusinasi yang berasal dari otak dan tidak terlalu jelas. Selain itu, phantom hearing perlu dibedakan dengan tinnitus pada lansia, yang cenderung berupa suara mekanis yang cenderung sedikit bervariasi, sedangkan phantom hearing cenderung memiliki lebih banyak suara. Adanya halusinasi juga memerlukan pengecualian faktor psikologis dan, jika perlu, penilaian psikologis profesional.