Cara mengobati impotensi pada pasien dengan pembesaran kelenjar prostat

Ketika impotensi terjadi pada pasien dengan pembesaran prostat, kondisi ini dapat diatasi dengan perawatan umum, pengobatan dan pembedahan. 1. Perawatan umum: pasien harus mengembangkan kebiasaan hidup yang baik, menghindari alkoholisme, menghindari makanan pedas, mengurangi minum air sebelum tidur, memperhatikan kelenjar prostat agar tetap hangat, dll., serta meningkatkan olahraga dan kontrol berat badan. 2. Terapi obat: pasien dapat menggunakan alfa-blocker, seperti alfuzosin, tamsulosin, dll.; 5α reduktase inhibitor, seperti finasteride, dutasteride, dll.; obat androgenik, seperti testosteron, dll.; obat vasoaktif, seperti prostaglandin, phentolamine, dll.; dan obat pusat, seperti apomorphine, trazodone, dll. untuk pengobatan. 3. Pembedahan: Untuk pasien yang pengobatan konservatifnya tidak efektif atau kondisinya serius, mereka dapat diobati dengan prostatektomi, bedah pembuluh darah, implantasi prostesis, dan sebagainya. Pasien impotensi juga dapat mengonsumsi sildenafil oral dan obat lain untuk mengubah gejalanya. Pasien yang merasa tidak enak badan perlu berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan dan penanganan dini. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter.