Kontraksi palsu tidak menyebabkan persalinan prematur jika hanya terjadi sesekali, tetapi jika berlangsung lama dan sering terjadi, kontraksi palsu dapat menyebabkan persalinan prematur.
1. Tidak akan menyebabkan persalinan prematur: Jika intensitas kontraksi palsu lemah, perut sedikit kencang dan keras atau ada sedikit rasa sakit, gejalanya dapat diredakan dengan beristirahat dan mengubah posisi tubuh, yang umumnya tidak akan menyebabkan persalinan prematur.
2. Dapat menyebabkan persalinan prematur: Jika kontraksi palsu terjadi lebih teratur dan sering, kemungkinan kontraksi yang sebenarnya tidak dapat dikesampingkan, dan situasi ini dapat menyebabkan persalinan prematur.
Wanita hamil yang mengalami kontraksi palsu harus tetap rileks dan menghindari rasa gugup yang berlebihan, dan pada saat yang sama memperhatikan keteraturan dan frekuensi kontraksi. Dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika ada ketidaknyamanan yang terjadi, untuk menghindari penundaan kondisi dan menyebabkan efek buruk pada perkembangan janin.