Bayi prematur dengan cedera otak harus ditangani dengan obat-obatan, terapi oksigen hiperbarik, dan pelatihan rehabilitasi di bawah bimbingan dokter.
1. Perawatan obat: misalnya, kolin sitidin difosfat dan gangliosida dapat merangsang fungsi metabolisme sel saraf dan meningkatkan pemulihan fungsi saraf. Selain itu, edaravone dapat mengurangi kerusakan sel saraf.
2. Terapi oksigen hiperbarik: meningkatkan tekanan parsial oksigen darah dan meningkatkan suplai oksigen ke jaringan. Ini dapat meningkatkan perbaikan cedera otak.
3. Pelatihan rehabilitasi: Intervensi dini dan pelatihan rehabilitasi dapat meningkatkan ruang perkembangan anak.
Karena tingkat cedera otak bayi prematur bervariasi, prognosisnya tidak pasti; pemeriksaan medis rutin juga diperlukan selama perawatan untuk memahami perkembangan anak.