Apakah anak Anda membutuhkan klinik wicara?

Bahasa adalah alat komunikasi yang paling penting bagi manusia, dan tidak ada yang lebih membahagiakan bagi orang tua selain mendengar anak mereka memanggil “Ayah, Ibu” untuk pertama kalinya. Namun, kita tahu bahwa kemampuan berbahasa bukanlah bawaan lahir, tetapi berkembang dan meningkat seiring dengan pertumbuhan anak dan rangsangan dari lingkungan luar. Selama periode ini, disfungsi bahasa dapat terjadi karena satu dan lain hal. Pertama-tama, kita harus memahami pola normal perkembangan bahasa anak-anak: anak-anak mulai tertawa pada bulan April, mengoceh pada bulan Mei-Juni, tanpa sadar memanggil ayah dan ibu pada bulan Juli-Agustus, menirukan melambaikan tangan dan bertepuk tangan pada bulan September, dan secara sadar memanggil ayah dan ibu pada usia 1 tahun, yaitu memanggil ayah saat melihatnya, dan memanggil ibu saat melihatnya. Pada usia 1,5 tahun, anak dapat mengidentifikasi bagian tubuh seperti mata dan hidung. Pada usia 2 tahun, anak dapat mengontrol buang air kecil dan buang air besar serta dapat memberitahu pengasuh ketika ia buang air besar, dan dapat mengekspresikan frasa seperti “Ibu datang, makan Koko”. Pada usia 2,5 tahun, anak sudah dapat membedakan ukuran dan jumlah, mengenal beberapa warna, dan mengungkapkan “Mama makan nasi”; setelah usia 3,5 tahun, kemampuan berbicara anak sudah mendekati kemampuan berbicara orang dewasa, seperti mengungkapkan “Ayo pulang makan semangka, ya?”. Mereka suka mendengarkan cerita dan dapat menceritakannya kembali. Tentu saja, tidak semua perkembangan bahasa anak bersifat statis, yang sangat terkait dengan pendidikan orang tua dan lingkungan bahasa. Namun, orang tua harus waspada jika anak-anak mereka memiliki kondisi sebagai berikut: 6-7 bulan artikulasi sangat sedikit dan kontak mata singkat dengan orang-orang; 9-10 bulan masih belum mengenal keluarga, tidak dapat meniru gelombang selamat tinggal, bertepuk tangan untuk menyambut; 1 tahun setelah usia tidak ada pengucapan yang berarti, tidak akan berinisiatif memanggil ibu dan ayah; 1,5 tahun bahasa orang dewasa tidak mengerti, yaitu, jika Anda bertanya di mana matanya, hidungnya, dia tidak bisa menunjukkan, tidak dapat mendengarkan instruksi sederhana Anda: seperti mengambil sepatu, dll. Instruksi sederhana: seperti mengambil sepatu, dll.; 3-4 tahun masih memiliki cadel yang jelas atau bicara tidak lancar (yaitu gagap), dan telah mempengaruhi komunikasinya dengan orang lain; telah memperoleh bahasa normal dan pada beberapa penyakit (seperti ensefalitis, cedera otak traumatis) setelah kehilangan fungsi bahasa dan sebagainya. Orang tua harus mengamati dengan cermat dan mengunjungi klinik wicara tepat waktu untuk membantu anak-anak mereka mengetahui penyebab penyakit dan memahami jenis gangguan bahasa, serta mendapatkan bimbingan dan perawatan profesional untuk pelatihan rehabilitasi bahasa tepat waktu, agar tidak melewatkan masa belajar bahasa yang optimal bagi anak, yang pada akhirnya akan mempengaruhi perolehan bahasa normal.