Tes laboratorium endokrin adalah tes penting dalam endokrinologi dan sangat penting untuk diagnosis dan pengobatan banyak penyakit, yang umum adalah sebagai berikut. Tes terkait diabetes, termasuk hemoglobin glikosilasi, tes OGTT, tes antibodi terkait insulin, dll. Tes untuk osteoporosis, termasuk indikator metabolisme tulang seperti kepadatan mineral tulang, vitamin D3, kalsium darah dan rasio kalsium/fosfor urin. Tes hormon seks, termasuk hormon perangsang folikel (FSH), hormon luteinising (LH), estradiol (E2), progesteron (P), testosteron (T), prolaktin (PRL). Tes fungsi tiroid, termasuk tes untuk triiodotironin (TT3), tiroksin (TT4), T3 bebas (FT3), T4 bebas (FT4), hormon perangsang tiroid (TSH), antibodi peroksidase tiroid (TPOAb), antibodi tiroglobulin (TGAb) dan antibodi reseptor perangsang tiroid (TRAb). Tes untuk hormon hipofisis meliputi ritme kortisol, ritme adrenokortikotropik dan hormon pertumbuhan. Sebelum memutuskan tes tertentu, dokter perlu mewawancarai pasien dan membuat pilihan berdasarkan keadaan individu pasien. Ada banyak tes endokrin, dan penting untuk memilih tes normal untuk setiap penyakit, supaya diagnosis dan pengobatan dapat dilakukan lebih awal.