Kentut gastrointestinal yang buruk biasanya disebabkan oleh disfungsi gastrointestinal, ketidakseimbangan flora usus, tetapi juga dengan pola makan, seperti asupan makanan yang lebih banyak mengandung protein tinggi dan makanan yang menghasilkan gas, dapat terurai di bawah aksi bakteri yang menghasilkan lebih banyak gas yang menyebabkan kentut. Dalam kasus ini, modifikasi pola makan biasanya menjadi andalan, tetapi juga dapat dikombinasikan dengan modifikasi pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) dan pengobatan yang sesuai.1. Modifikasi pola makan: Dianjurkan untuk makan makanan yang ringan, banyak minum air putih, mengonsumsi lebih banyak makanan yang mudah dicerna serta sayuran dan buah-buahan segar, mengurangi atau menghindari makan makanan yang menghasilkan gas, seperti produk kacang kedelai, susu, makanan berprotein tinggi, dll., Serta hindari mengonsumsi gorengan, makanan yang dibakar, dan makanan yang dingin. 2. Modifikasi TCM: Modifikasi TCM merupakan salah satu alternatif untuk memperbaiki kondisi tersebut. Akupunktur atau moksibusi dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi usus, yang biasanya dapat secara efektif meredakan gejala kentut; 3, manajemen obat: probiotik oral seperti tablet lactobacillus atau tablet bifidobacterium dapat dikonsumsi untuk meningkatkan jumlah flora usus dan melindungi mukosa usus, yang umumnya lebih efektif dalam meningkatkan disbiosis saluran cerna; atau Anda dapat memilih untuk mengonsumsi obat untuk mengatur fungsi saluran cerna seperti amonium bromida penting, ortizanium bromida, dll. Selain itu, vitamin oral juga dapat diminum untuk meningkatkan fungsi saluran cerna yang biasanya lebih baik. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi tablet vitamin C secara oral untuk melengkapi kekurangan elemen dalam tubuh. Olahraga yang tepat dalam kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan gerakan peristaltik saluran cerna. Selain itu, hindari begadang, pastikan tidur yang cukup, dan kembangkan kebiasaan yang baik. Perhatikan kehangatan perut, pertahankan suasana hati yang rileks, hindari kecemasan yang berlebihan, depresi, dan emosi buruk lainnya. Ketika gejala gastrointestinal lebih serius, perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk memperbaiki gastroenteroskopi, dan secara aktif bekerja sama dengan pengobatan.