Untuk menyelidiki kemungkinan etiologi, gambaran klinis dan efek perawatan bedah dari pengerasan ligamentum flavum pada tulang belakang dada bagian bawah. Metode: Sebanyak 16 pasien dengan pengerasan ligamentum flavum tulang belakang dada bagian bawah, 9 pria dan 7 wanita, berusia paling muda 39 tahun dan paling tua 75 tahun, dengan usia rata-rata 51 tahun, dirawat dari bulan April 2002 hingga April 2007. Lokasi penyakit: 2 kasus segmen tunggal T10-11, 2 kasus tahap tunggal T11-12, 8 kasus tahap ganda T10-12 dan 4 kasus tiga tingkat diskus T10-L1. Terdapat 4 kasus dengan pekerjaan berat dan 3 kasus dengan riwayat trauma. Gejala klinisnya bervariasi, tetapi tanda-tanda lokalisasi sensoriknya jelas, dan kekuatan otot tungkai bawah berkurang secara signifikan pada 15 kasus. Skor JOA yang dimodifikasi sebelum operasi berkisar antara 1-3, dengan skor rata-rata 2,1. Pencitraan menunjukkan degenerasi diskus yang luas pada segmen yang sakit dan yang tidak sakit. Hasilnya adalah: 1-5 tahun, rata-rata 2 tahun dan 8 bulan. 16 kasus ditindaklanjuti dengan dekompresi diskus total dan semuanya ditindaklanjuti sesuai dengan skor JOA yang dimodifikasi, di mana 12 di antaranya sangat baik, 2 baik, 1 dapat diterima, dan 1 buruk. Kesimpulan: 1. Penulangan ligamentum flavum pada tulang belakang dada bagian bawah mungkin terkait dengan faktor mekanis dan degeneratif, dan manifestasi klinis kompresi kerucut saraf tulang belakang yang disebabkan oleh hal tersebut sangat kompleks dan bervariasi. 2. Perawatan bedah dini adalah modalitas perawatan utama untuk pengobatan saat ini.