Ada banyak tanaman herbal yang dapat mengobati gigitan ular, termasuk rumput dijin, teratai setengah, gigitan ular berbunga putih, lantai berat, tanaman kendi dan sebagainya.
1. Dijin Cao: memiliki efek membersihkan panas dan detoksifikasi, mendinginkan darah dan menghentikan pendarahan, dan menginduksi diuresis (menghilangkan kelembaban dan penyakit kuning), sehingga dapat digunakan untuk mengobati disentri demam, pendarahan darah panas, luka dan pembengkakan akibat keracunan panas, serta gigitan ular berbisa.
2. Setengah teratai: dengan membersihkan panas dan detoksifikasi, efek diuretik, dapat mengobati bisul bisul, gigitan ular, penyakit gembur-gembur (mengacu pada kelas perut kembung seperti gendang), edema, penyakit kuning karena panas lembab, eksim, dan luka basah.
3. Ramuan Lidah Ular Bunga Putih: berkhasiat membersihkan panas dan detoksifikasi, menyebarkan benjolan dan pembengkakan, diuresis, dapat mengobati bisul, bengkak dan luka, gigitan ular, panas basah kuyup (rasa panas dan perih pada saat buang air kecil, disertai frekuensi dan urgensi buang air kecil, rasa tidak nyaman pada perut), nyeri sepat dan lain sebagainya. Gangren Yin dan limpa serta orang yang masuk angin sebaiknya tidak digunakan.
4. Chonglou: memiliki efek membersihkan panas dan detoksifikasi, menghilangkan pembengkakan dan menghilangkan rasa sakit, mendinginkan hati dan menenangkan alarm, dapat mengobati bisul bisul, gigitan ular berbisa, kejang-kejang (penyakit anak terutama dimanifestasikan dalam pusing, kejang-kejang, kejang-kejang), memar dan sebagainya.
5. Rumput hipofisis: memiliki efek menginduksi kelembaban, membersihkan panas dan menghilangkan racun, dan dapat digunakan untuk mengobati penyakit kuning, luka bisul, luka bakar air dan api, gigitan ular dan sebagainya.
Jika Anda mengalami gigitan ular, Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti petunjuk dokter.