Apa sebenarnya yang dimaksud dengan “sarkoma sinovial”?

  Sarkoma sinovial adalah tumor ganas jaringan lunak yang berasal dari membran sinovial sendi, sinovium dan selubung tendon. Etiologi dan asal jaringan tidak jelas. Sendi-sendi besar ekstremitas adalah tempat yang disukai, tetapi juga bisa terjadi pada selaput otot dan fasia lengan bawah, paha dan punggung bawah. Gejala klinis utama adalah massa lokal tanpa rasa sakit, dan eksisi bedah adalah pengobatan yang paling penting.  Apa saja manifestasi klinis dari sarkoma sinovial?  Sarkoma sinovial terjadi pada orang dewasa muda berusia 15-40 tahun dan sering muncul sebagai massa tanpa rasa sakit di dekat sendi-sendi besar tungkai, dengan pembengkakan peri-artikular dan perluasan massa di sepanjang jaringan lunak ke seluruh tungkai. Durasi penyakit ini bervariasi dari 2-4 tahun dan biasanya tumbuh lambat. Pada tahap selanjutnya, mungkin terdapat varises dan berbagai tingkat rasa sakit pada permukaan kulit massa, dan dalam beberapa kasus, gerakan anggota tubuh yang terlokalisasi terbatas. Sarkoma sinovial adalah tumor yang sangat ganas yang dapat bermetastasis ke kelenjar getah bening regional serta ke paru-paru yang jauh.  Apa saja item pemeriksaan untuk sarkoma sinovial?  Sekitar 30% lesi dapat menunjukkan kalsifikasi yang tersebar samar, kadang-kadang dengan reaksi periosteal, atau bahkan erosi atau invasi ke dalam tulang, awalnya sebagai massa jaringan lunak, tetapi kemudian kalsifikasi dapat muncul di dalam massa.  Pada fase akhir pemindaian, peningkatan serapan yang terbatas terlihat di sekitar area lesi yang termineralisasi secara aktif, dan karena banyaknya neovaskularisasi pada lesi, serapan yang lebih tinggi terlihat pada fase awal pemindaian daripada di jaringan lunak yang berdekatan.  CT scan menunjukkan massa jaringan lunak yang homogen dengan kepadatan yang mirip dengan otot rangka dan tingkat kalsifikasi yang tinggi di dalam lesi yang menunjukkan sarkoma sinovial. Tepi massa ditingkatkan setelah injeksi kontras.  4. MRI Lesi sering berdekatan dengan bundel neurovaskular yang penting dan menunjukkan sinyal yang tinggi pada gambar MRI. Lesi yang lebih besar memiliki intensitas sinyal yang heterogen, menunjukkan area perdarahan dan nekrosis, dan oleh karena itu struktur-struktur ini dapat dipindahkan atau dienkapsulasi di dalam lesi.  5. Angiografi Pada fase arteri awal, neovaskularisasi yang signifikan terlihat di zona reaksi di sekitar lesi, dan pada fase vena akhir, pewarnaan yang signifikan terlihat.  3. Bagaimana sarkoma sinovial diidentifikasi dan didiagnosis?  Jika massa terjadi di sekitar sendi, sarkoma sinovial harus dipertimbangkan. MRI lokal dan radiografi dada harus dilakukan untuk mengklarifikasi tingkat lokal dan kondisi sistemik, dan biopsi patologis harus digunakan untuk mengkonfirmasi diagnosis.