I. Makanan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak yang menderita batuk Banyak orang tua yang merasa sangat tertekan dengan batuk kronis anak-anak mereka, tetapi sebenarnya jika Anda memperhatikan kontraindikasi makanan selama anak Anda batuk, Anda bisa mendapatkan hasil dua kali lipat dengan setengah usaha. Delapan pantangan khusus berikut ini harus diperhatikan 1. Hindari makanan dingin: Tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman dingin atau minuman beku saat Anda menderita batuk. Pengobatan Tiongkok percaya bahwa sekali tubuh kedinginan, akan melukai paru-paru manusia, dan kebanyakan batuk disebabkan oleh gangguan paru-paru. Jika Anda mengonsumsi minuman dingin pada saat ini, mudah bagi paru-paru Anda untuk tersumbat dan gejala Anda memburuk dan tidak sembuh seiring waktu. Pada saat yang sama, jumlah dahak juga terkait dengan limpa. Makan terlalu banyak makanan dingin juga dapat melukai limpa dan lambung. Hal ini akan menyebabkan fungsi limpa menurun. 2. Hindari rasa berlemak, manis dan kental: Pengobatan Tiongkok percaya bahwa batuk sebagian besar disebabkan oleh panas paru-paru, terutama pada anak-anak. Makan makanan yang kaya akan lemak, manis dan rasa yang kental akan menghasilkan panas internal dan memperparah batuk. Selain itu, makanan yang digoreng sebaiknya tidak dimakan terlalu sering. Hal ini karena makanan yang digoreng dapat menambah beban lambung dan usus serta menghasilkan dahak, sehingga sulit untuk menyembuhkan batuk. 3. Hindari ikan, udang dan kepiting yang amis: batuk dapat diperparah pada anak-anak yang batuk setelah makan makanan insang, yang terkait dengan bau amis yang merangsang saluran pernapasan dan alergi terhadap protein dalam makanan ikan dan udang. Khususnya, anak-anak yang alergi terhadap ikan dan telur tertentu, harus berhati-hati untuk menghindari makanan tersebut. 4. Hindari makanan manis dan asam: makanan asam akan membuat dahak menjadi astringen. Hal ini membuatnya sulit untuk batuk berdahak dan membuatnya sulit untuk menyembuhkan batuk. Makan lebih banyak makanan manis akan menyulitkan penyembuhan peradangan. 5, hindari makan jeruk: banyak orang mengira bahwa jeruk adalah batuk dan berdahak, meskipun kulit jeruk memang memiliki efek batuk dan berdahak, tetapi daging jeruk malah akan menghasilkan panas dan dahak. 6, hindari makan terlalu asin: makan terlalu asin mudah menyebabkan batuk atau membuat batuk semakin parah. 7, hindari kacang tanah, biji melon, coklat: makanan ini mengandung lebih banyak lemak, mudah berkembang biak dahak setelah makan, membuat batuk semakin parah. 8. Hindari mengonsumsi produk tonik: Banyak orang tua akan memberikan produk tonik kepada anak-anak mereka yang lemah. Namun, Anda harus berhenti mengonsumsi produk tonik ketika batuk anak Anda belum sembuh, karena hal ini dapat membuat batuk lebih sulit untuk sembuh.